LPSK Tunggu Permohonan untuk Lindungi Ismail Bolong

30 November 2022 14:37
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/3). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/3). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan masih belum menerima permohonan perlindungan dari Ismail Bolong soal dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur.
ADVERTISEMENT
"Sejauh ini belum ada permohonan perlindungan diajukan oleh yang bersangkutan," ujar Ketua LPSK Edwin Partogi saat dihubungi, Rabu (30/11).
Ismail Bolong merupakan mantan anggota Polresta Samarinda, Kalimantan Timur. Ia mencuri perhatian publik berawal dari beredarnya video pengakuannya yang mengaku pernah menjalankan bisnis tambang batu bara yang hasilnya disetor Rp 6 miliar ke seorang jenderal yang bertugas di Mabes Polri.
Belakangan Ismail lewat videonya memberi klarifikasi. Dia meminta maaf kepada jenderal di Bareskrim Mabes Polri terkait pernyataan mengenai penyerahan uang tambang ilegal itu.
Mantan anggota Polri di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur bernama Aiptu Ismail Bolong mengaku menyetor uang ke petinggi polri terkait bisnis batu bara ilegal. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mantan anggota Polri di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur bernama Aiptu Ismail Bolong mengaku menyetor uang ke petinggi polri terkait bisnis batu bara ilegal. Foto: Dok. Istimewa
Edwin menjelaskan, pihaknya hanya bisa memberikan perlindungan apabila ada permohonan dari Ismail Bolong.
Dia pun memastikan bakal memproses permohonan perlindungan itu jika Ismail mengajukannya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Kalau yang bersangkutan ajukan permohonan perlindungan kami akan proses," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Ismail Bolong sendiri seharusnya dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan Selasa (29/11) kemarin. Namun Ismail mengkonfirmasi tak dapat hadir lantaran sakit.
Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto menyebut, Ismail mengalami stres lantaran ramainya pemberitaan yang menyangkut nama dia.
"Ya katanya stres. Katanya yang menyebabkan stres wartawan-wartawan, katanya media," ungkap Pipit.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menyebut. sosok Ismail Bolong sedang dicari oleh kepolisian. Mabes Polri bahkan ikut turun tangan melakukan pencarian.
"Ismail Bolong sekarang tentunya tim yang mencari baik dari Kaltim ataupun dari Mabes, ditunggu saja," kata Sigit.
"Tentunya proses pencarian kan itu strategi dari kepolisian ada, panggilan ada juga," sambungnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020