Mahfud Ungkap 4 Pesawat F-16 di Natuna untuk Pertegas Kedaulatan RI

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menkopolhukam Mahfud MD di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Kamis (19/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menkopolhukam Mahfud MD di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Kamis (19/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin diterbangkan ke Pulau Natuna. Menkopolhukam Mahfud MD menyebut langkah tersebut merupakan penegasan kedaulatan Indonesia atas perairan Natuna.

"Ya itu bagian perkuatan. Bagian dari menunjukkan bahwa kita ada di sana. Kita tidak lalai," ujar Mahfud saat ditemui di Restoran Al Jazeera Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Selain pesawat F-16, pemerintah juga memperkuat pasukan di perairan Natuna. Serta, mengajak nelayan untuk berlayar di Natuna untuk mencari ikan sekaligus mengamankan wilayah NKRI.

Langkah-langkah tersebut menurut Mahfud juga untuk mencegah klaim negara lain, termasuk China, di perairan Natuna.

"Karena gini, satu daerah kosong, kalau dibiarin, didudukin orang lama-lama, (nanti) ada klaim, de facto. De factonya kami di sini. Nah sekarang kita yang de facto," kata Mahfud.

Pesawat Tempur F16 C milik skadron udara 16 wing udara 7 Lanud Roesmin Nurjadin - Pekanbaru, mendarat di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau (7/1). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Sebelumnya Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama Ronny Irianto Moningka, membenarkan telah mengerahkan empat pesawat tempur F-16 untuk patroli di Natuna.

Ronny menyebut, pengerahan empat jet tempur F-16 berikut enam penerbang serta puluhan personel TNI AU ke Natuna atas perintah Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Ronny mengatakan, pengiriman jet tempur F-16 itu murni menjaga wilayah kedaulatan Indonesia atas pulau dan perairan Natuna. Menurutnya, tak ada upaya provokasi dengan pihak mana pun, termasuk dengan China yang diketahui mengirimkan kapal Coast Guard untuk mengawal nelayan China di perairan Natuna.

kumparan post embed