Melihat Lift Kaca di Tebing Pantai Kelingking Nusa Penida, Bali
30 Oktober 2025 14:32 WIB
·
waktu baca 3 menit
Melihat Lift Kaca di Tebing Pantai Kelingking Nusa Penida, Bali
Proyek pembangunan lift kaca di tebing Pantai Kelingking ini heboh di media sosial.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Sebuah tower crane tampak berdiri kokoh di pinggir tebing Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis (30/10) pagi.
ADVERTISEMENT
Tower crane yang kemudikan operator itu tampak sibuk memindahkan sejumlah pekerja dan material dari tebing ke kerangka bangunan yang bakal 'disulap' menjadi lift kaca setinggi 182 meter.
Proyek pembangunan lift kaca di tebing Pantai Kelingking ini heboh di media sosial karena dikhawatirkan merusak estetika dan lingkungan Pulau Dewata.
Pantai Kelingking populer karena salah satu tebingnya berbentuk T-Rex, merasakan pendakian yang curam nan terjal dan keindahan pantai.
Baik wisatawan domestik maupun mancanegara rela berbondong-bondong memadati Pantai Kelingking demi kepuasan mata dan batin saat di Pantai Kelingking.
Pantauan kumparan, lift kaca terletak sekitar 10-15 meter dari bibir pantai. Lift kaca terletak di sebelah sisi kanan. Sedangkan, tebing T-Rex berada di seberangnya.
Para wisatawan sudah diberikan spot-spot foto dengan pemandangan yang mengarah langsung ke tebing T-rex. Para wisatawan bisa memilih spot foto dari atas tebing dengan bayar Rp 15 ribu atau sepanjang jalur pendakian menuju pantai dengan gratis.
ADVERTISEMENT
Ada juga pengunjung yang memilih mengambil foto dari atas tebing yang dibangun lift kaca.
Menurut BK (laki-laki, 30 tahun), seorang penjaga pantai sekaligus penjaga warung di Pantai Kelingking, lokasi pengambilan foto dari atas tebing bagian lift kaca itu bukan bagian dari destinasi wisata Pantai Kelingking.
Lokasi tersebut merupakan lahan pribadi sehingga jalur menuju lokasi tak terurus dan berbahaya karena jarang terpantau para warga setempat.
"Yang orang-orang bawa tamu ke sana yang g*bl*k, mereka bawa tamu ke lahan milik pribadi. Kalau dikelola warga yang berbayar Rp 15 ribu itu. Entah siapa yang ambil foto dari atas sana dan diviralin," kata BK kepada kumparan.
Pantauan kumparan, di dasar tebing terdapat sebuah bangunan terbuat dari beton ukuran persegi empat.
ADVERTISEMENT
Pada beton ukuran persegi empat ini berdiri kerangka bangunan berwarna putih menjulang tinggi ke atas tebing.
Sebagian kerangka bangunan menembus ke dalam tebing. Menurut BK, pekerja sempat melakukan penggalian di dasar tebing untuk membangun beton dan melakukan pengecoran ke dalam tebing.
"Kedalaman kurang tahu, di dasar mungkin lebih 25 meter kalau di tebing mungkin 2 meter. Enggak tahu pastinya," katanya.
BK juga tak tahu pasti kapan proyek lift ini selesai. Dia pernah mendengar pihak investor berjanji menyelesaikan antara pada tahun 2026 atau 2027.
Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klungkung, I Made Sudiarka Jaya mengaku investor sudah melengkapi sejumlah dokumen perizinan pembangunan proyek lift kaca. Salah satunya izin lingkungan.
Apabila pembangunan lift kaca sudah selesai maka pihak investor wajib mengurus izin sertifikat laik fungsi sebelum lift kaca dibuka untuk publik. Pihak investor rencananya juga bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk mengoperasionalkan lift kaca.
Menurutnya, tujuan pembangunan lift kaca ini untuk membantu wisatawan mengakses Pantai Kelingking. Para wisatawan selama ini terpaksa menggunakan tangga curah untuk ke pantai.
ADVERTISEMENT
Proyek itu senilai Rp 200 miliar dan dilakukan peletakan batu pertama dilaksanakan pada Juli 2023 lalu.
