Menhub Akan Panggil Taksi Green SM Buntut Kecelakaan di Bekasi Timur
·waktu baca 2 menit

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan akan memanggil manajemen taksi Green SM buntut kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Dudy memerintahkan Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan mereka.
"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalau jadi hari ini mestinya," ujar Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
Kereta Api (KA) Argo Bromo menabrak dari belakang KRL tujuan Jakarta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Tabrakan terjadi saat KRL itu dalam posisi berhenti, menanti situasi aman. KRL itu sedang menanti rangkaian KRL lainnya yang sedang terhenti setelah menabrak taksi Green SM karena mogok di perlintasan kereta.
Pihak perusahaan taksi Green SM menanggapi insiden yang menewaskan 14 orang tersebut. Mereka menyebut mendukung penuh upaya investigasi.
"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," ucap pihak Green SM dalam akun Instagram @id.greensm, Senin (27/4).
"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tambahnya.
