Mike Pence dan Pompeo ke Turki, Minta Gencatan Senjata Atas Suriah

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump berpidato di Washington, AS, Sabtu, (12/10/2019). Foto: REUTERS/Yuri Gripas
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump berpidato di Washington, AS, Sabtu, (12/10/2019). Foto: REUTERS/Yuri Gripas

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo akan berangkat ke Ankara, Turki, untuk meminta Turki menghentikan serangan terhadap Suriah. Presiden AS Donald Trump mengungkapkan, Pence dan Pompeo akan berangkat ke Turki pada Rabu (16/10) waktu AS.

"Mereka akan berangkat besok," kata Trump di Gedung Putih, Selasa (15/10), dilansir dari AFP.

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence Foto: REUTERS/Bryan Woolston

Dalam pertemuan dengan Turki, kata Trump, pihaknya meminta gencatan senjata.

"Kami meminta gencatan senjata. Kami memberikan sanksi berat yang dapat anda bayangkan," tuturnya.

Menlu AS Mike Pompeo Foto: REUTERS/Carlos Barria

Sebelumnya, Pence mengumumkan akan melakukan perjalanan ke Turki. Namun, ia tidak menjelaskan dalam rangka apa dan kapan ia akan pergi.

AS menjatuhkan sanksi dan tambahan tarif impor kepada Turki sebagai hukuman atas serangan mereka ke Suriah. Langkah ini diambil setelah Trump menuai kecaman Kongres karena dianggap membiarkan Turki melancarkan serangan.

kumparan post embed

Padahal sebelumnya, Trump seakan memberikan lampu hijau atas serangan Turki ke pasukan Kurdi di utara Suriah dengan menarik pasukan AS dari sana. Namun setelah dikecam oleh Kongres karena dianggap mengabaikan Kurdi yang telah membantu memberantas ISIS, Trump akhirnya berubah pikiran.

Trump pun meminta Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk gencatan senjata demi mencegah korban jatuh lebih banyak.

"Saya siap menghancurkan perekonomian Turki jika pemimpin Turki melanjutkan jalan kehancuran dan berbahaya ini," kata Trump.

kumparan post embed