Monas Direvitalisasi, Pedagang di Lenggang Jakarta Belum Tahu Dipindah

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Food & Culture Park Lenggang Jakarta, di kawasan selatan Monas, Senin (20/1). Foto: Muhammad Darisman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Food & Culture Park Lenggang Jakarta, di kawasan selatan Monas, Senin (20/1). Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Ikon Kota Jakarta itu nantinya akan dikonsep ulang menjadi Ruang Terbuka Hijau yang juga terintegrasi dengan transportasi, salah satunya MRT.

Pantauan kumparan, kawasan selatan Monas saat ini tengah dalam proses pengerjaan, Senin (20/1). Lokasi tersebut sudah ditutupi dengan seng di sekelilingnya.

Tampak juga aktivitas alat berat dan para pekerja memulai pembangunan. Beberapa spanduk bertuliskan Plaza Selatan Monas terpasang di pagar seng.

Suasana Food & Culture Park Lenggang Jakarta, di kawasan selatan Monas, Senin (20/1). Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Selain itu, kawasan Food and Culture Park Lenggang Jakarta yang terletak di bagian selatan, tampak masih dibuka. Para pedagang masih berjualan seperti biasanya.

Dalam desain baru kawasan Monas, kawasan Lenggang Jakarta akan dipindahkan ke sisi Timur Monas. Tapi, belum diketahui pemindahan ini kapan akan dimulai. Saat ini, Lenggan Jakarta berada di sisi Selatan Monas di samping area parkir IRTI.

Desain Revitalisasi kawasan Monas. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Pedagang ketupat sayur, Giyoto, mengaku belum tahu apakah lokasi tempat ia berjualan itu bakal ikut direvitalisasi atau tidak. Ia mengatakan sejauh ini belum ada pemberitahuan dari pengelola Monas mengenai itu.

“Oh ini enggak ikut direnovasi kayaknya. Sejauh ini belum ada omongan renovasi,” ujar Giyoto.

Suasana Food & Culture Park Lenggang Jakarta, di kawasan selatan Monas, Senin (20/1). Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Apabila kawasan tersebut juga turut direvitalisasi, ia mengatakan akan mengikuti aturan yang diterapkan. Asalkan pemindahan juga mempertimbangkan para pedagang.

“Iya kita mah ikut aja, asal lebih baik. Tapi sejauh ini belum (pemberitahuan),” ujarnya.

Hal yang sama juga diakui oleh Wasila, pedagang mi ayam di lokasi tersebut. Meski belum ada pemberitahuan soal kemungkinan bakal dipindah, ia juga menyatakan kesiapan mengikuti rencana Pemprov DKI itu.

“Sejauh ini belum ada pemberitahuan ini akan dipindah. Tapi kalau emang mau dipindah ikut aturan aja,” tutur Wasila.

kumparan post embed