Muhammadiyah Apresiasi Penangkapan Muhammad Kece, Minta Masyarakat Tetap Tenang
ยทwaktu baca 2 menit

YouTuber Muhammad Kece telah ditangkap Bareskrim Polri di Bali hari ini, Rabu (25/8). Dia ditangkap atas kasus dugaan penistaan agama Islam dalam konten yang dibuatnya.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengapresiasi langkah cepat kepolisian.
"Itu kan sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Kami ucapkan terima kasih kepada Kabareskrim dan kepolisian untuk menangani kasus ini," kata Haedar di Universitas Aisyiah (Unisa), Kabupaten Sleman, Rabu (25/8).
Haedar pun meminta masyarakat untuk tetap tenang, senantiasa kondusif dan tidak mudah terprovokasi.
"Masyarakat tetap untuk tenang, wajar. Dan jangan menggeneralisasi menjadi hubungan yang membawa ke aspek primordial, gitu, ya," ucapnya.
"Jadi biarlah ini kasus orang per orang yang sudah ditangani secara hukum," katanya.
Haedar juga menyebut, maraknya kasus dugaan penistaan agama yang kerap terjadi tidak bisa dipisahkan dari pesatnya kemajuan media sosial.
"Kayaknya perkembangan media sosial, gitu, ya. Kemudian, kan, kecenderungan orang pada kebebasan berekspresi," ujarnya.
Meski ada kebebasan berekspresi, masyarakat tetap harus menjaga nilai-nilai Indonesia berdasar Pancasila, agama, dan kebudayaan.
"Kita sebagai bangsa, kan, punya Pancasila, punya kebudayaan, dan punya agama. Maka kebebasan ekspresi, termasuk media sosial itu, harus kita pandu dengan nilai-nilai dan perilaku keindonesiaan yang moderat," pungkasnya.
Kasus Muhammad Kece
Sebelumnya, Muhammad Kece dilaporkan ke Bareskrim atas dugaan penistaan agama. Muhammad Kece banyak mengunggah video ceramah di akun YouTubenya.
Pelaporan dilakukan atas konten yang ia unggah di YouTube tersebut. Sebab, isi ceramah kontroversial yang berpotensi menimbulkan kebencian dan bernada penistaan agama.
Pria yang selalu memakai peci dengan pin Garuda Pancasila tersebut antara lain menyebut kitab kuning yang diajarkan di pesantren itu menyesatkan. Dia juga mengatakan,"Muhammad ini dekat dengan jin, Muhammad ini dikerumuni jin, Muhammad ini tidak ada ayatnya dekat dengan Allah,".
Muhammad Kece sudah mengunggah 450 video sejak memiliki akun YouTube pada Juli 2020. Setelah kasus ini mencuat, Kemenkominfo sudah memblokir setidaknya 20 konten, termasuk konten berjudul 'Sumber Segala Dusta'. Konten ini diduga kuat berisi penghinaan terhadap Islam.
Tidak diketahui pasti apa agama Kece. Ada yang menyebut dia beragama Islam, ada yang menyebut dia dulunya penganut Islam, dan ada yang menyebut dia dibaptis pada tahun 2014.
==
