Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Cek Bangunan Sekolah Tua di Jakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat meninjau kanopi SD di Kembangan, yang roboh, Jumat (27/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat meninjau kanopi SD di Kembangan, yang roboh, Jumat (27/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta untuk mengecek kesiapan sekolah di wilayah Jakarta menghadapi musim hujan. Pengecekan ini harus dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti gedung sekolah roboh.

“Kita sudah kasih tahu Pak Kadis (Kadisdik), tolong supaya semua kasudin-kasudin digerakkan. Diperiksa semua kanopi-kanopi. Terutama gedung-gedung yang relatif lama, gedung-gedung tingkat 2 ke atas,” kata Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria saat meninjau SDN 10 dan 12 Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (27/12).

“Karena ini kan cuaca tidak bisa diprediksi. Ini cuaca sudah mulai hujan, mudah-mudahan tidak terjadi bencana seperti itu,” sambungnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat meninjau kanopi SD di Kembangan, yang roboh, Jumat (27/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Saefuloh Hidayat yang juga ikut meninjau 2 sekolah tersebut, sepakat dengan usulan Iman. Dia dan kepala dinas lainnya akan melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah.

“Kemudian untuk sekolah-sekolah lain tentu kami berserta para kepala suku dinas akan melakukan pengecekan ulang kondisi keamanan seluruh sekolah di Jakarta. Difokuskan ke sekolah-sekolah yang bangunannya tua. Kita pastikan sekolah aman untuk para peserta didik,” kata Saefuloh.

Ilustrasi Sekolah di Jakarta. Foto: Fathur Al Baskhori

“Itu mudah-mudahan kita bisa segera mengeluarkan list sekolah mana yang akan kita lakukan pengecekan untuk memastikan keamanannya,” ujar Saefuloh.

Saefuloh pun mengimbau agar sekolah-sekolah di Jakarta membuat sumur resapan masing-masing. Tujuannya untuk mencegah banjir.

“Kami sudah menginstruksikan ke sekolah-sekolah untuk membuat sumur-sumur resapan. Mudah-mudahan ini sumur resapan bisa (menangani banjir), tentu kami terus berkoordinasi dengan Dinas SDA untuk antisipasi kemungkinan ada musibah atau hal-hal buruk sehubungan dengan aliran air di sekolah,” kata Saefuloh.

kumparan post embed