Orang Tua Korban Bullying di SMP Baiturrahman Bandung Lapor Polisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perundungan atau bullying. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perundungan atau bullying. Foto: Shutterstock

Aksi bullying di SMP Plus Baiturrahman, Kota Bandung, melibatkan murid yang masih duduk di bangku kelas 9. Kapolsek Ujungberung, Kompol Karyaman memastikan, orang tua korban sudah melaporkan kasus itu ke polisi.

"Hari ini (orang tua korban) melakukan laporan ke Polsek Uber," kata dia kepada wartawan pada Sabtu (19/11).

Karyaman memastikan, pihaknya bakal melanjutkan proses hukum atas laporan tersebut. Namun demikian, tak menutup kemungkinan akan ada upaya lainnya yang dilakukan terkait kasus itu. Diketahui saat ini proses mediasi antar keluarga korban dan pelaku masih berlangsung.

"Iya, kalau dari hasil pemeriksaan memang demikian. Jadi bagaimana hasilnya ke depan itu akan ada upaya lain," ucap dia.

Aksi perundungan ini pertama kali beredar dan viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Twitter @DoniLaksono, terlihat seorang siswa memasang helm pada korban.

Kemudian secara bergantian pelaku menendang kepala korban hingga akhirnya korban terjatuh tidak sadarkan diri.

Sementara siswa lain yang ada di dalam kelas hanya melihat aksi bully tersebut. Korban yang terjatuh juga dibiarkan dan ditertawakan teman-temannya.