Panglima TNI Takziah ke Rumah Affan: Turut Berduka Cita

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kerabat berdoa saat pemakaman jenazah Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kerabat berdoa saat pemakaman jenazah Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bertakziah ke rumah duka Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang tewas dilindas rantis Polisi usai demo yang berujung ricuh di kawasan Pejompongan, Kamis (28/8).

Pantauan di lokasi, nampak Agus tiba di rumah duka, Jl. Lasem, Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 21.14 WIB. Terlihat ia mengenakan pakaian dinas TNI lengkap.

Tak berselang lama, Agus pun meninggalkan rumah duka. Ia pun turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Affan.

"Barusan meninjau itu ya ketemu dengan ibunya kemudian kakanya adeknya ya turut berduka cita yang mendalam saya dari institusi TNI. Terima kasih," kata Agus usai bertakziah.

Setelahnya, Agus pun menyebut dirinya ingin meninjau pasukannya yang masih bertugas mengamankan demonstrasi.

"Saya mau cek pasukan," ucapnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, usai melayat di rumah duka Marsma TNI Fajar Adriyanto, di Kompleks TNI AU Jalan Triloka XI, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (3/8/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Sejumlah anggota TNI mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (29/8). Mereka hadir di tengah aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa terkait tewasnya Affan Kurniawan, ojol yang dilindas rantis Brimob Polri.

Rombongan anggota TNI itu datang sekitar pukul 17.30 WIB. Mereka tampak mengenakan baret berwarna hijau.

Kehadiran mereka langsung direspons mahasiswa yang tengah berunjuk rasa.

"Sama aja, sama aja," seru mahasiswa.

Pesan redaksi:

Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.