Pastikan Jenis Granat yang Meledak di Monas, Polisi Tunggu Puslabfor

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan (tengah), meninjau lokasi ledakan di Monas, Selasa (3/11/2019). Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan (tengah), meninjau lokasi ledakan di Monas, Selasa (3/11/2019). Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan

Polisi masih mendalami jenis granat yang meledak di Monas. Beredar dugaan bahwa yang meledak di Monas dan melukai dua prajurit TNI bukan granat asap, melainkan jenis granat yang lain. Untuk memastikan hal itu, polisi masih menunggu hasil uji laboratorium forensik

“Perkembangan lainnya masih kita tunggu. Dari Puslabfor juga masih menyelidiki serpihan-serpihan itu untuk bisa memastikan apakah itu memang granat asap atau yang lain,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12).

Polisi melakukan olah TKP usai ledakan di Monas, Selasa (3/12/2019). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Yusri menegaskan hasil uji labfor serpihan granat itu yang nanti akan menentukan jenis granat yang meledak di Monas.

"Sampai dengan sekarang saya menunggu, saya juga sama-sama masih menunggu perkembangan dari penyidik," ucap Yusri.

Meski demikian, Yusri mengatakan sejauh ini dugaan awal ledakan itu berasal dari granat asap.

“Dugaan awal, dugaan awal adalah granat asap,” tutup Yusri.

kumparan post embed

Ledakan granat itu terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Ledakan itu melukai dua prajurit TNI yang sedang berolahraga di kawasan Monas.

Identitas prajurit TNI itu yakni Serka Fajar dan Praka Gunawan. Sampai saat ini meraka masih dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Polisi menyebut granat tersebut merupakan granat asap. Namun, kemudian beredar pandangan bahwa ada kemungkinan itu bukan granat asap, melainkan granat jenis granat lainnya, karena efeknya yang bisa melukai.