Pemkab Bekasi soal Data Penduduk Dijual Hacker: Sudah Lapor ke Kemendagri
·waktu baca 1 menit

Jutaan data penduduk di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia dilaporkan dijual di situs web forum hacker. Tak tanggung-tanggung, data ini mencakup warga Malang, Kota Bogor, Subang, dan Bekasi. Menanggapi hal itu, Pemkab Bekasi buka suara. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bekasi Hudaya mengatakan, sebelumnya memang situs data kependudukan milik Pemkab Bekasi sempat down. Akibatnya, layanan terpaksa dialihkan ke WhatsApp dan dilakukan secara manual.
"Kami sudah laporkan ke Dirjen Dukcapil Kemendagri dan Kapolres Metro Bekasi Kabupaten," kata Hudaya, Rabu (9/6).
Hudaya menjelaskan, tim IT dari pihak Kemendagri sudah menanganinya langsung. Untuk itu, kata dia, layanan kependudukan yang biasa dilakukan secara online untuk sementara dihentikan.
"Kita alihkan dulu melalui layanan WhatsApp, " kata Hudaya.
Menurutnya, usaha peretasan itu sudah diketahui sejak 2 Juni 2021 pagi. Dan sore harinya, pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kemendagri.
"Soal sampai kapan waktu penghentian layanan itu menunggu instruksi selanjutnya dari pusat," ujar dia. Hudaya menduga peretasan itu terkait data penduduk di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia yang dilaporkan dijual di situs web forum hacker.
