Pemprov DKI: Penambahan Kapasitas Penonton di Bioskop CGV Sesuai Prosedur

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bioskop CGV. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bioskop CGV. Foto: Shutter Stock

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menambah kapasitas total penonton di gedung bioskop CGV dari 25 persen menjadi 50 persen. Keputusan ini diambil usai evaluasi bahwa tidak ada klaster penyebaran corona selama bioskop kembali buka di Jakarta.

"Dengan 25 persen bioskop tidak ada masalah, dan secara umum di bioskop tidak ada klaster serta taat protokol," kata Bambang Ismadi, Kepala Bidang Industri dan Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta, Jumat (6/11).

Pekerja menggunakan alat pelindung wajah saat simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center. Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO

Penambahan kapasitas penonton ini juga dilakukan secara hati-hati. Dan dirumuskan oleh tim gabungan yang benar-benar meninjau baik buruk dari penambahan kapasitas.

"Penambahan [menjadi] 50 persen dilakukan melalui review oleh tim gabungan Pemprov DKI, jadi sudah sesuai prosedur," kata Bambang.

Meski begitu, ternyata hanya bioskop CGV yang bisa menambah jumlah kapasitas penonton dari 25 ke 50 persen. Pasalnya, bioskop CGV telah buka dari awal sejak masa PSBB Transisi.

embed from external kumparan

Sementara bioskop XXI rupanya masih menunda pembukaan. Jadi, XXI harus memulai dari awal, yakni dengan kapasitas 25 persen penonton.

"Nanti akan dievaluasi oleh tim pemprov, apakah selama 25 persen sudah melaksanakan sesuai prosesnya. Nanti tim yang akan menilai apakah bisa atau tidak ditingkatkan jadi 50 persen," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Gumilar Ekajaya.

embed from external kumparan