Pesantren di Bekasi Ditembak Senapan Angin, Pelaku Mengaku Iseng

Kasus penembakan terjadi di Pondok pesantren kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur. Kaca jendela di gedung itu rusak karena terkena peluru senapan angin.
Kejadian itu diketahui oleh pihak pesantren dan kemudian melaporkan kepolisian. Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo membenarkan peristiwa tersebut.
"Itu kejadian tanggal 31 (Oktober), jam sembilan dilaporkan ke kami karena pihak sekolah menemukan jendela yang rusak," kata Sutoyo saat dikonfirmasi, Rabu (4/11).
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Barang bukti peluru dari senapan angin pun ditemukan di lokasi kejadian.
"Penjaganya melapor ke Binmas terus kita cek. Ada 8 tembakan di sana," kata Sutoyo.
Untuk menemukan pelaku polisi mengecek ke sejumlah rumah yang ada di sekitar pesantren. Hasilnya ada satu penghuni kontrakan yang memiliki senapan angin. Pelaku kemudian diamankan ke kantor polisi.
"Itu sekolahan kan lagi kosong, di depannya ada kontrakan. Nah, salah satu penghuni kontrakan nyoba senapan angin yang buat burung. Targetnya itu sebenarnya tembok, tapi kena jendela," kata Sutoyo.
Sutoyo mengatakan, pelaku tidak berniat untuk merusak pesantren tersebut. Hanya saja pantulan peluru dari senapannya mengenai jendela.
"Enggak ada niat apa-apa dia. Cuma iseng nyoba-nyoba sasarannya juga tembok sebenarnya," kata Sutoyo.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun pihak pesantren mengalami kerugian materi.
