News
·
27 Oktober 2020 6:39

Pesepeda Kini Jadi Incaran Begal, Ini Tips Aman Bersepeda

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pesepeda Kini Jadi Incaran Begal, Ini Tips Aman Bersepeda (34434)
Gowes sepeda memperingati hari batik nasional di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Selasa (2/10/2018). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Was-was, setidaknya itu yang terlintas di benak pesepeda ketika mendengar kata begal. Bagaimana tidak, rentetan kasus begal yang dialami pesepeda terus terjadi.
ADVERTISEMENT
Sebut saja kasus yang menimpa artis Anjasmara, hingga seorang Kolonel Marinir diserang begal ketika gowes di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat pada Senin (26/10).
Bersepeda kini menjadi tak lagi aman. Begal bisa mengincar kapan saja. Lalu apa lantas sebaiknya pesepeda jangan gowes di jalan?
Seorang pegiat pesepeda Gesit Prayogi merespons soal maraknya kasus begal itu.
"Bersepeda sebaiknya jangan mencolok perhatian," kata Gesit saat berbincang, Selasa (27/10).
Bersepeda kini bukan hanya sekadar sehat saja. Bersepeda kini sudah menjadi gaya hidup. Tak heran ada candaan yang menyebut godaan dunia kini harta, tahta, dan sepeda.
Berikut tips guna menghindari begal, mencegah tentu lebih baik:
(1) Membaca doa sebelum bersepeda.
(2) Usahakan jangan sendirian saat bersepeda. Janjian dengan teman untuk gowes, berdua atau bertiga agar saling menjaga ini lebih baik.
ADVERTISEMENT
(3) Jangan bersepeda mencolok perhatian, atau membawa barang yang mengundang begal datang. Misal HP ditaruh di sepeda (dengan diikat alat bantu).
Pesepeda Kini Jadi Incaran Begal, Ini Tips Aman Bersepeda (34435)
Presiden Jokowi gowes dan bagikan masker di Kebun Raya Bogor. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
(4) Pelajari rute yang hendak ditempuh, cek titik-titik rawannya.
(5) Bersepeda sebaiknya pilih waktu yang pas, maksudnya jangan saat pagi sekali. Ketika matahari sudah siang menyinari ini pilihan lebih baik. Kecuali kalau kamu gowes rombongan.
(6) Selalu waspada dan keadaan sekitar.
Demikian sedikit tips berkendara yang aman guna mencegah dari begal. Seperti kata Bang Napi, salah satu faktor terjadinya kejahatan karena adanya kesempatan. Mari minimalisir kesempatan itu.
Happy Gowes