Polda Metro Sita KTA hingga Seragam FPI dari Penangkapan Teroris

kumparanNEWSverified-green

comment
86
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Barang bukti penangkapan 4 teoris di Condet dan Bekasi.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti penangkapan 4 teoris di Condet dan Bekasi. Foto: Dok. Istimewa

Polda Metro Jaya menangkap 4 teroris di Condet Jakarta Timur dan Cibarusah, Bekasi. Penangkapan ini sebagai tindak lanjut dari ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar.

Sejumlah barang bukti bahan peledak yang jumlahnya cukup banyak ditemukan dalam penggerebekan pelaku. Tak hanya itu, polisi juga menyita kartu tanda anggota (KTA) dan seragam FPI.

Dari foto yang didapat kumparan, barang bukti itu turut dihadirkan dalam konferensi pers Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. KTA dan seragam diduga milik terduga teroris.

Barang bukti penangkapan 4 teoris di Condet dan Bekasi. Foto: Dok. Istimewa

Terkait dengan keterkaitan antara teroris dan FPI, Fadil Imran belum mau bicara banyak. Dia mengatakan, semua temuan ini akan didalami lebih lanjut.

"Iya termasuk itu (seragam dan KTA FPI). Jika ada keterkaitan itu kan termasuk temuan awal akan didalami teman-teman Densus 88," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/3).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Foto: Humas Polda Metro Jaya

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti bahan peledak jenis TATT. Bahan peledak ini memiliki daya ledak tinggi dan sangat sensitif.

Terkait dengan teroris yang ditangkap, yakni berinisial ZA (37) laki-laki, BS (43) laki-laki, AJ (46) laki-laki, dan HH (56) laki-laki.