Polisi Buru Pengeroyok 3 Pemuda di Sukoharjo

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang dokter mengobati korban pengeroyokan orang tidak dikenal. Foto: Dok. istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Seorang dokter mengobati korban pengeroyokan orang tidak dikenal. Foto: Dok. istimewa

Tiga pemuda di Sukoharjo jadi korban pengeroyokan oleh kelompok orang tak dikenal, Kamis 31 Oktober lalu. Satu di antaranya, mendapatkan luka bacokan cukup parah di punggungnya.

Identitas 3 korban antara lain, NS (19), NEP (21), dan NB (23). Korban yang mengalami luka bacok, yakni NS, dikeroyok terpisah. Namun, polisi menyebut komplotan pelakunya sama.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo mengatakan kasus itu selanjutnya ditangani oleh Polda Jawa Tengah. Menurut dia, sebagian pelaku sudah diamankan.

"Keterangan lebih lanjut dari Polda," katanya, Senin (4/11).

Namun menurut Bambang, penganiayaan itu lebih dulu menimpa NS (19). Pemuda itu sedang berjalan di sekitar pabrik PT SSI (Sami Surya Indah), Desa Pandeyan, Grogol, Sukoharjo.

NS kemudian didatangi oleh segerombolan orang dan langsung dikeroyok. NS bahkan dihujam pisau hingga tersungkur dan ditinggal begitu saja.

Gerombolan pengeroyok itu kemudian melancarkan aksinya lag di hari yang sama. Mereka menikam NEP dan NB yang sedang nongkrong di Jalan Selatan, Balai Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo.

Ilustrasi Pengeroyokan Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan

NEP dan NB dihajar hingga babak belur dan mengalami luka sayatan di telapak tangan kirinya serta luka lecet di kepala.

Dari keterangan para saksi, meski peristiwa penganiayaan terjadi di dua lokasi berbeda namun ada indikasi kesamaan pada pilihan sasaran. Yakni, ketiga korban mengenakan atribut organisasi pencak silat ternama di daerah itu.