Polisi Cari Debt Collector Pengepung Mobil yang Disopiri TNI Selamatkan Warga

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Debt Collector. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Debt Collector. Foto: Shutterstock

Polisi turun tangan menyelidiki kasus debt collector yang viral saat menagih mobil di depan Tol Koja Barat, Jakarta Utara. Dalam video yang beredar, mobil itu dikendarai oleh anggota TNI.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan saat ini mobil tersebut tengah diamankan di kantornya. Pelaku dalam pengejaran polisi.

"Ya sudah anggota kami sedang bekerja di lapangan. Nanti kalau sudah beres semua kita rilis ya," kata Guruh saat dikonfirmasi, Minggu (9/5).

Kapolres Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan saat konferensi pers kasus pencurian sepeda motor. Foto: Dok. Humas Polres Jakarta Utara

Guruh belum bisa memberikan penjelasan detail kasus tersebut. Termasuk status mobil yang jadi sumber masalah apakah benar menunggak atau tidak.

Menurutnya, semua pihak masih diperiksa untuk memperjelas kasus tersebut.

"Masih dalam pemeriksaan ini. Saksi-saksi, korban lagi pemeriksaan," kata Guruh.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin. Foto: Dok. Pribadi

Berdasarkan keterangan Kapendam Jaya Kolonel Kolonel Arh Herwin BS kasus itu terjadi pada Kamis (6/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Anggota TNI yang berada dalam mobil ialah Serda Nurhadi, anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/Jakut.

Nurhadi berada di sana setelah mendapat informasi kalau ada mobil membawa orang sakit dikepung oleh debt collector. Ia datang dan berinisiatif mengambil alih kemudi agar warga tersebut bisa diantar ke rumah sakit.

"Karena kondisi kurang bagus maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang debt collector," jelas Herwin dalam keterangannya.

kumparan post embed

Herwin menegaskan saat itu Nurhadi tidak mengetahui mobil tersebut bermasalah. Sebagai anggota Babinsa, Nurhadi hanya ingin menolong warga yang sedang sakit.

"Serda Nurhadi sebagai Babinsa terpanggil untuk membantu warga yang sedang sakit untuk dibawa ke RS dan Serda Nurhadi sendiri tidak mengetahui kondisi mobil tersebut bermasalah," kata Herwin.