Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.97.1
![Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama. Foto: Raga Imam/kumparan](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1577332558/cwtsv34uewmh8kefxne1.jpg)
ADVERTISEMENT
Polres Jakarta Selatan mendalami kasus penabrak tujuh pesepeda di Jalan Sudirman pada Sabtu (27/12), yang dinyatakan positif mengkonsumsi ekstasi.
ADVERTISEMENT
Mereka telah membenarkan bahwa Toto Prasetio yang merupakan PNS di Polres Jaksel itu positif mengkonsumsi narkoba berdasarkan tes urine usai menabrak pesepeda .
“Kasus narkobanya ditangani juga, nanti polres akan menanganinya. Masih kita dalami dia dapat barang dari mana sudah berapa lama, kemudian temannya siapa, sedang kita dalami,” ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama, di Polres Jakarta Selatan, Senin (30/12).
Bastoni juga mengatakan mereka telah menggeledah ruangan kerja Toto. Namun tidak ditemukan barang bukti di sana.
“Ruangannya sudah kita geledah tapi tidak ada (barang bukti),” ujarnya.
“(Saat ini masih) tes urine aja, barangnya belum diketemukan. Masih dalam pendalaman,” sambungnya.
Bastoni mengakui ia kecolongan ada pegawai di lingkungannya yang menggunakan narkoba. Padahal ia telah melakukan tes urine di awal.
ADVERTISEMENT
Agar kejadian serupa tak terulang, ia akan mengadakan tes urine rutin sekali tiga bulan.
“Sebenarnya awal-awal sudah kita lakukan tes urine ya. Tapi nanti tentunya akan rutin kita laksanakan terhadap anggota kita, khususnya yang diduga menggunakan narkoba. Tiga bulan sekali kita laksanakan pengecekan narkoba,” pungkasnya.