Polisi: Izin Ormas Hanya Bisa Dicabut Kemendagri, Polri Hanya Berikan Data
ยทwaktu baca 2 menit

Polda Metro Jaya (PMJ) akan mengirimkan data ormas bermasalah ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penindakan terhadap ormas-ormas meresahkan itu akan dilakukan oleh Kemendagri.
Kemendagri merupakan pihak yang menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) sebagai bukti bahwa ormas sah terdaftar di negara. Kemendagri juga bisa mencabut SKT tersebut.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, mengatakan data yang akan pihaknya kirimkan berisi tindakan-tindakan melawan hukum yang secara berulang dilakukan oleh ormas tersebut.
"Kami nanti akan menyuplai data bentuk-bentuk pelanggaran apa saja yang sudah dilakukan dan yang akan melakukan evaluasi terhadap ormas dan mungkin bahkan bisa memberikan sanksi nanti adalah dari Kementerian Dalam Negeri," kata Wira dalam konferensi pers di Gedung PMJ, Senin (26/5).
"Karena ormas itu adalah badan hukum. Jadi kami tidak bisa berbuat, kami hanya bisa melakukan penindakan terhadap proses hukum apabila melakukan pelanggaran," sambungnya.
Polisi nantinya hanya akan memberikan saran dalam data tersebut. Penindakan selebihnya akan dilakukan oleh pihak Kemendagri.
"Dan kita melakukan suplai data saja. Mungkin kita bisa mengajukan, ini loh datanya, sarannya seperti ini, bagus ya. Paling mengajukan sekadar saran saja," kata dia.
"Tapi untuk prosesnya (pencabutan izin ormas) semua berada di Kementerian Dalam Negeri."
--Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra
Data tersebut akan berisi akumulasi perbuatan ormas yang dilaporkan.
"Kami harus akumulasi dulu dan itu nanti akan harus dibicarakan secara khusus ya. Kan itu kan tidak bisa secara parsial tapi harus kita rumuskan secara strategis nantinya," ungkapnya.
Pembinaan untuk Preman
Selain terhadap ormas, Polisi juga akan melakukan pembinaan terhadap preman-preman dengan menggandeng pemerintah daerah.
"Terkait dengan masalah pembinaan terhadap para preman yang pernah diamankan dan dilakukan pembinaan. Apakah ada sinergi dengan pemda? Tentunya kemarin kita sudah ketika operasi ini digelar, kita bersinergi dengan pemda ini. Kita bersinergi dengan pemda, kita libatkan juga dengan Satpol PP," kata Wira.
"Kami sebetulnya sangat berharap dari pemda juga gayung bersambut. Mungkin nanti untuk masalah berikutnya apakah nanti pemda ini, mungkin hadir di sini perwakilan dari pemda. Mungkin nanti bisa langsung menjawab nanti ya," pungkasnya.
