Polisi Periksa 30 Saksi Terkait Tewasnya Editor MetroTV: Ada Petunjuk Lagi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemakaman Editor MetroTV Yodi Prabowo di TPU Sandratex, Ciputat Timur.  Foto: Dok. Rizky Adam
zoom-in-whitePerbesar
Pemakaman Editor MetroTV Yodi Prabowo di TPU Sandratex, Ciputat Timur. Foto: Dok. Rizky Adam

Polisi belum juga menemukan titik terang soal tewasnya editor MetroTV Yodi Prabowo. Salah satunya dengan memeriksa sejumlah saksi. Hingga kini ada 30 saksi yang diperiksa terkait kasus tersebut.

"Sampai saat ini sudah 30 saksi yang dilakukan pemeriksaan. Kita masih menunggu hasil sidik jari di pisaunya. Kemudian menunggu hasil labfor untuk CCTV yang ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Senin (20/7).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (5/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Menurut Yusri, penyidik tidak hanya sekali dalam meminta keterangan para saksi. Polisi memerlukan keterangan tambahan untuk mengaitkan dengan hasil penyelidikan yang ada.

"Ada beberapa tambahan-tambahan lagi, petunjuk-petunjuk lagi yang memang bisa dilakukan pemeriksaan tambahan kepada saksi-saksi yang ada untuk membuat terang perkara ini. Nanti kita tunggu hasilnya seperti apa," kata Yusri.

embed from external kumparan

Tewasnya Editor MetroTV Yodi Prabowo

Yodi Prabowo ditemukan tewas pada Jumat (10/7) siang di pinggir Jalan Tol JORR, Pesanggrahan, Jakarta Selatan oleh warga. Hasil autopsi menunjukkan ada luka lebam hasil penganiayaan di tubuh Yodi. Selain itu juga luka tusuk di bagian dada dan leher.

Polisi menyebut luka tusuk pada bagian dada menjadi penyebab kematian Yodi. Penusukan itu menembus jantungnya.

kumparan post embed

Di lokasi kejadian polisi menemukan barang berharga milik Yodi. Selain itu juga sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa Yodi. Penyelidikan lanjutan di TKP juga ditemukan rambut yang diduga milik pelaku.

Barang bukti tersebut saat ini telah dikirim ke Puslabfor Polri untuk diselidiki. Penyidik masih menunggu hasilnya

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)