Polisi Periksa E, Pemilik Rumah Kertanegara 46 yang Disewa Firli Bahuri
·waktu baca 2 menit

Polda Metro Jaya terus melakukan rangkaian penyidikan kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap eks Kementan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Terbaru, Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap E, pemilik rumah di Jalan Kertanegara Nomor 46, yang disewa Ketua KPK, Firli Bahuri.
Rumah tersebut ikut digeledah pada Kamis (26/10) oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
"Pemilik rumah Kertanegara 46 hari ini di schedule-kan untuk dilakukan pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB di lantai 21 Gedung Promoter, ruang riksa penyidik subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya," ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (27/10).
Namun belum diketahui siapa sosok E tersebut.
Hari ini penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap ahli pidana, ahli hukum acara, dan pakar mikroekspresi.
"Hari ini beberapa pemeriksaan ahli telah dilakukan, termasuk koordinasi juga kita lakukan secara efektif, berkomunikasi, berkoordinasi dengan Puslabfor Polri terkait dengan beberapa barang bukti elektronik yang telah dilakukan sebelumnya penyitaan oleh penyidik," jelas Ade.
Penggeledahan rumah Firli di Jalan Kertanegara 46 — sekitar 5 menit dari rumah Menhan Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No 4 — bersamaan dengan penggeledahan di kediaman Firli lainnya di Bekasi, tepatnya di Perum Gardenia Vila Galaxy A2 No 60 Kota Bekasi.
Kuasa hukum Firli Bahuri, Ian Iskandar, mengeklaim rumah tinggal kliennya adalah di Bekasi, Perum Vila Galaxy. Purnawirawan polisi tersebut sudah 20 tahun tinggal di rumah tersebut.
"Beliau tinggal di rumah ini (Vila Galaxy) sudah cukup lama, hampir 20 tahun. Rumah pribadi ini, setiap hari pulang pergi ke rumah ini," kata Ian kepada wartawan, Kamis (26/10).
Adapun di rumah yang digeledah Polda Metro di Jalan Kertanegara 46 hanya rumah singgah. Rumah itu disewa Firli Bahuri untuk istirahat.
"Itu sewa, kalau beliau ke Jakarta mau rehat, istirahat. Karena jarak dari Bekasi ke tempat dia bekerja, kan, cukup jauh, kan. Untuk rehat saja, istirahat," imbuh Ian.
