Polisi Sebut Rencana Pembebasan Pilot Susi Air Hanya Propaganda KKB

6 Februari 2024 12:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pilot Susi Air Captain Philip Mehrtens masih disandera TPNPB OPM.
 Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pilot Susi Air Captain Philip Mehrtens masih disandera TPNPB OPM. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Polisi mengaku belum menerima adanya informasi terkait rencana pembebasan Pilot Susi Air, Philip Mehrtens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo mengatakan, informasi pembebasan yang disebarkan KKB itu hanyalah propaganda semata.
"Itu propaganda KKB. Saya tidak dapat info tersebut," kata Benny saat dikonfirmasi, Selasa (6/2).
Benny mengungkapkan, saat ini TNI-Polri masih belum bisa berkomunikasi langsung dengan KKB yang melakukan penyanderaan. Proses negosiasi pembebasan masih dilakukan melalui tokoh masyarakat setempat.
"Untuk sementara kita lewat Pak Bupati bersama dengan tokoh masyarakat di sana, kan pendekatannya lebih mudah, karena masih ada hubungan keluarga," ujar Benny.
"Sekarang masih upaya negosiasi lewat pemerintah daerah, Pak Bupati, itu pun masih belum bisa terealisasi, masih menunggu, masih proses," tambah dia.
Dari hasil koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat pun, Benny menyebut, belum ada informasi terkait rencana pembebasan itu. Namun dipastikan, hingga kini Philip dalam kondisi sehat.
ADVERTISEMENT
"Termonitor dalam keadaan sehat," jelas Benny.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) berencana membebaskan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens pada 7 Februari 2024 atau tepat setahun sejak dia disandera.
Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyebut alasan pembebasan itu karena mereka meyakini tidak ada alasan untuk menahan Philip demi kemanusiaan.
"Tidak ada alasan untuk pilot harus ditahan sampai dunia kiamat," kata Sebby.