Polisi Tanggapi Isu Editor MetroTV Bunuh Diri: Kami Masih Cari Petunjuk Lain

Penyelidikan atas tewasnya editor MetroTV Yodi Prabowo masih terus dilakukan. Hasil forensik dari pisau yang ditemukan di lokasi kejadian ada sidik jari dan DNA korban. Meski begitu polisi belum menyimpulkan kasus itu pembunuhan atau bunuh diri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan penyidik masih bekerja di lapangan. Hasil forensik pun masih sementara.
Saat ditanya wartawan soal dugaan Yodi bunuh diri, Yusri enggan menyimpulkan. Sebab, semua bukti dan saksi masih terus dikumpulkan.
"Jangan dulu dong (disimpulkan). Gak boleh kita ngomong. Kan saya bilang sementara. Walaupun sudah pasti kita masih harus cari petunjuk yang lain untuk ininya. Ini kan masih sementara semua," kata Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (22/7).
Hingga saat ini polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi. Ada 34 saksi yang diperiksa. Beberapa saksi tersebut dilakukan pemeriksaan tambahan.
"Sudah berjalan (pemeriksaan tambahan saksi)" kata Yusri.
Editor MetroTV Meninggal di Hari Rabu ke Kamis
Jasad Yodi ditemukan di pinggir jalan Tol JORR, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/7). Kondisinya sudah membusuk.
Polisi telah mengungkap Yodi tewas di rentan waktu pukul 00.00 WIB-02.00 WIB. Tepatnya di hari Rabu, beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan.
"Iya hari Rabu masuk Kamis. Rabu malam tanggal 8, tanggal 10 ditemukan," kata Yusri.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
