Polisi Tangkap 8 Pembobol Rekening Ilham Bintang

kumparanNEWSverified-green

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers pembobolan rekening Ilham Bintang di Polda Metro Jaya, Rabu (4/2). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers pembobolan rekening Ilham Bintang di Polda Metro Jaya, Rabu (4/2). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Polisi menangkap delapan pelaku pembajakan nomor ponsel dan pembobolan rekening wartawan senior yang juga pendiri Cek dan Ricek, Ilham Bintang. Dua orang merupakan perempuan dan sisanya pria.

"Berhasil mengamankan dan menangkap 8 orang pelaku yang salah satunya inisial D, otak dari tindak pidana ini. Ini ditangkap di di salah satu kecamatan daerah Sumsel Palembang," Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).

Tersangka pembobolan rekening Ilham Bintang di Polda Metro Jaya, Rabu (5/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Wajah tersangka pembobolan rekening Ilham Bintang di Polda Metro Jaya, Rabu (5/2). Dari kiri ke kanan: Heni Nur Rahmawati, Hendri Budi Kusumo, Rifan Adam Pratama, Teti Rosmiawati, Desar alias Erwin, Arman Yunianto, Wasno, dan Jati WaluyoFoto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Dalam penangkapan itu polisi menyita sejumlah barang bukti sejumlah ponsel, kartu ATM, dan buku rekening, serta kuitansi penggantian nomor ponsel Indosat milik Ilham Bintang. Selain itu juga terdapat sebuah airsoft gun dan pakaian yang digunakan pelaku saat menukar sim card Ilham Bintang di gerai Indosat.

"(Mereka dijerat) UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, Pasal 363 dan 263. Kita kenakan juga UU nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU. Kita kenakan pasal berlapis," kata Yusri.

Polisi menujukkan barang KTP dan senjata api milik tersangka pembobol rekening Ilham Bintang di Polda Metro Jaya, Rabu (5/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Kasus ini berawal saat seorang mengaku Ilham Bintang mendatangi gerai Indosat di Bintaro Jaya Xchange untuk meminta pergantian SIM Card ponsel pada 3 Januari 2020. Permintaan ini dipenuhi oleh petugas di gerai Indosat tersebut. Padahal saat itu Ilham Bintang sedang berada di Australia.

Berikut ringkasan pembajakan nomor Indosat berujung pembobolan rekening berdasarkan penuturan Ilham Bintang kepada kumparan:

1. Pelaku mengganti kartu (SIM Card) Indosat Ilham Bintang di Gerai Indosat Bintaro XChange. Nomor tetap sama. Jadi, SIM Card baru akhirnya dikuasai pelaku, SIM Card di HP Ilham Bintang otomatis langsung terblok, tidak bisa dipakai. Kejadian: 3 Januari 2020 pukul 21.02 WIB.

2. Pelaku menguras uang di rekening Commonwealth Ilham Bintang lewat internet banking. Menguras ini maksudnya: mentransfer dan melakukan pembayaran transaksi. Kejadian: 4,5,6 Januari 2020.

3. Pelaku membuka (penambahan) dua rekening baru atas nama Ilham Bintang di Commonwealth. Pelaku melakukannya di Commonwealth Cabang Pantai Indah Kapuk (PIK) tanggal 4 Januari 2020 pukul 14.15 WIB.

4. Pelaku melakukan transaksi di banyak kartu kredit. Kartu Kredit BNI, Citibank, BCA, Niaga, Mandiri. Paling banyak di BNI sebesar Rp 85 juta. Citibank belasan juta, tapi gagal karena merchant tempat pembelian barang cancel ordernya. Yang lainnya kecil-kecil, sebagian ditolak.

kumparan post embed

Untuk mengungkap kasus tersebut polisi memeriksa sejumlah pihak, yaitu Bank Commonwealth, Bank BNI, dan Indosat.