Polisi Telusuri Ada Tidaknya Surat Sehat Corona Palsu Beredar di Jabar

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi surat dari dokter. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi surat dari dokter. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Polda Jabar bakal menindak tegas apabila menemukan tindak pemalsuan surat keterangan sehat corona. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, pelaku pemalsuan surat keterangan sehat palsu dipastikan dapat dikenai sanksi pidana.

kumparan post embed

"Ya, akan ditindak tegas kalau ada," kata Erlanga, ketika dikonfirmasi, Jumat (15/5).

Erlangga menambahkan, institusinya kini sedang melakukan penyelidikan di Jabar, ada tidaknya oknum penjual surat kesehatan corona palsu. Dia juga akan mengecek di jagat maya penjualan surat corona palsu tersebut.

embed from external kumparan

"Kalau yang surat keterangan itu kita masih menyelidiki saja, kita masih dalami itu kemungkinan bahwa modus itu surat keterangan palsu tentunya berdasarkan hasil penyelidikan, kita enggak bisa juga menduga-duga," ucap dia.

"Dari yang di Polda Jabar kita akan cek seperti edaran yang beredar di Tokopedia, kita akan coba dalami," lanjut dia.

Ilustrasi surat keterangan sehat. Foto: Dok. Istimewa

Sejauh ini, Erlangga menuturkan, jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Jabar belum menemukan praktik pemalsuan surat keterangan sehat corona. Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat agar tak memanfaatkan situasi dengan menggunakan surat keterangan sehat palsu.

"Tentunya, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memanfaatkan yang seperti itu dengan menggunakan keterangan palsu," kata dia.

kumparan post embed

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

embed from external kumparan