Polisi Temukan Helm Milik Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto barang bukti yang diamankan oleh polisi dari TKP penyiraman air keras Andrie Yunus, Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Foto barang bukti yang diamankan oleh polisi dari TKP penyiraman air keras Andrie Yunus, Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Polisi mengungkapkan, helm milik pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, telah diamankan.

Helm tersebut ditemukan penyidik terjatuh di Jalan Salemba 1 yang mengarah ke RSCM, Jakarta Pusat, setelah insiden terjadi pada Kamis (12/3).

"Kemudian dari penelusuran sepanjang Jalan Salemba 1 didapat barang bukti yang diduga milik pelaku di Jalan Salemba 1 menuju RSCM," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3).

Reynold menegaskan, helm ini valid milik pelaku, sesuai dengan rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa pelaku menggunakan helm tersebut.

Foto barang bukti yang diamankan oleh polisi dari TKP penyiraman air keras Andrie Yunus, Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

"Ini bersesuaian dengan rekaman CCTV bahwa pelaku yang mengendarai menggunakan helm tersebut," ucap Reynold.

Dalam kesempatan yang sama, Reynold turut menampilkan helm pelaku yang ditemukan berwarna hitam.

Helm tersebut kini telah diserahkan ke Bareskrim Polri untuk diselidiki lebih lanjut. Penyelidikan atas helm ini, kata Reynold, telah dilakukan sejak Minggu (15/3).

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung berbicara pada konferensi pers perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Pada tanggal 15 Maret 2026 melakukan pengiriman barang bukti helm yang diduga milik pelaku ke Pusinafis (Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Bareskrim Polri untuk mendapatkan sidik jari," tutur Reynold.

Selain itu, Reynold mengungkapkan, helm juga diserahkan ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk diperiksa DNA-nya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri (tengah) berbicara pada konferensi pers perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Ke Puslabfor Polri untuk mendapatkan DNA yang diduga milik pelaku," ucap Reynold.

Andrie Yunus disiram oleh dua orang tak dikenal (OTK) yang berboncengan dalam satu sepeda motor. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pengendara menggunakan helm berwarna hitam.

Dari hasil analisa CCTV ditemukan fakta bahwa terduga pelaku berjumlah 4 orang masing-masing mengendarai 2 sepeda motor. Mereka telah mengintai Andrie sejak korban masih berada di YLBHI.

Usai melakukan penyiraman, keempatnya berpencar ke arah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Bahkan untuk menghilangkan jejak, salah satu pelaku mengganti bajunya.