Polisi Terjun Langsung Tanam Jagung, Fungsi Utama Polri Bakal Bergeser?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, saat menanam jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, saat menanam jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Polda Metro Jaya bakal menggencarkan penanaman bibit tanaman di sejumlah wilayah untuk mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Polisi diturunkan untuk menyukseskan program itu.

Lantas, apakah fungsi utama Polri akan bergeser dengan adanya program baru tersebut?

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, memastikan anggota yang dilibatkan tak akan mengabaikan fungsi utamanya sebagai polisi. Dia mengibaratkan program itu sebagai kerja ekstra anggota guna mendukung program presiden.

"Ini tidak meninggalkan tugas pokoknya sebagai pelayan, pengayom, pelindung, dan penegak hukum. Ini kerja ekstra, kerja ekstra di luar tugas pokok yang tidak ada tambahan gaji maupun apa-apa," kata dia di SPN Lido Polda Metro Jaya, Kabupaten Bogor, pada Rabu (20/11).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, saat menanam jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Lagipula, menurut Karyoto, program itu sedikit sejalan dengan fungsi utama polisi. Misalnya, Bhabinkamtibmas dapat bertemu dan berbincang dengan masyarakat yang menggarap lahan untuk mengetahui masalah mereka.

"Ada Ditreskrimsus, nanti pengawasan dan lain-lain, itu juga akan libatkan para Kapolres Kapolres punya para Kasat, Insyaallah tidak terganggu tugas pokoknya," ucap dia.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, saat menanam jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Selain itu, kata Karyoto, polisi tak akan bekerja sendiri dalam menjalankan program itu tapi juga dibantu oleh jajaran TNI dan instansi terkait di pemerintahan. Dengan begitu, dia menekankan bahwa tugas utama polisi tak akan terganggu.

"Di sini bukan hanya kami polisi sendiri, ada TNI, ada penyuluh pertanian, ada kelompok masyarakat yang betul-betul mau sama-sama," ujar dia.