Politikus Golkar Apresiasi Demo 11 April, Sebut Partai Dukung Pemilu 2024

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siswa STM memanjat pagar DPR saat Aliansi Badan Eksekutif Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demo 11 April di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Siswa STM memanjat pagar DPR saat Aliansi Badan Eksekutif Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demo 11 April di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Ketua DPP Golkar, Sabil Rachman, mendukung aksi demo yang dilakukan BEM SI pada Senin (11/4). Namun, ia mengutuk aksi kekerasan yang terjadi saat demo berlangsung di depan Gedung DPR.

"Ini perilaku biadab oleh orang yang menjadi penumpang gelap demonstrasi mahasiswa sekaligus merusak tujuan baik dan idealisme mahasiswa sebagai kekuatan moral bangsa. Oleh karena itulah, maka kejadian tersebut harus dikutuk keras," kata Sabil dalam keterangannya, Rabu (13/4).

Sabil menilai bahwa aksi demo ditunggangi segelintir orang yang ingin menimbulkan kericuhan. Ia meminta polisi segera mengusut para pelaku kerusuhan tersebut.

"Pertanda bahwa ada kelompok yang menjadi penumpang gelap demonstrasi mahasiswa dan karenanya harus diusut tuntas serta diselesaikan sesuai hukum," kata dia.

kumparan post embed

Di sisi lain, Sekjen Kosgoro 1957 tersebut juga mengimbau agar para mahasiswa perlu berhati-hati dengan kemunculan kelompok tertentu ketika ingin melakukan demonstrasi.

"Hal ini sangat penting agar idealisme mahasiswa tidak ternodai oleh tindakan orang yang tidak bertanggung jawab dengan menumpang setiap aksi yang dilakukan," imbaunya.

"Demo yang dilakukan atas nama pelaksanaan peran moral dan sosial, mahasiswa harus kita dukung sebagai satu hal," lanjut dia.

Salah satu tuntutan mahasiswa dalam aksi demo tersebut adalah menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) temui massa demo 11 April di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sabil pun menegaskan bahwa Golkar mendukung tuntutan itu, sebagaimana sikap Presiden Jokowi yang menolak menunda pemilu dan jabatan 3 periode.

"Golkar tidak pernah buat pernyataan dukung penundaan pemilu karena kita konsisten dengan siklus kepemimpinan 5 tahunan sebagaimana dalam konstitusi," tegas Sabil.

"Tuntutan demo ini sebenarnya telah dijawab oleh pemerintah dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi tanggal 10 April 2022," tutupnya.