Polling: Bahlil Bikin Media Center Indonesia Maju, Apa Perlu?
·waktu baca 1 menit

Pemerintah meluncurkan Media Center Indonesia Maju. Menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, media center itu diluncurkan untuk mengintegrasikan percepatan informasi dari pemerintah pusat kepada masyarakat.
Bahlil menyebut, media center tersebut dibangun sebagai wadah untuk para jurnalis mengkroscek informasi yang valid dari pemerintah pusat.
Nantinya, kata Bahlil, media center tersebut akan menyuplai informasi apabila ada kelompok yang membuat narasi tidak benar terhadap pemerintah.
"Jadi bukan sekretariat politik. Tapi ketika ada sekelompok orang atau salah satu kelompok yang memberikan atau mempertanyakan atau katakanlah menyerang pemerintah dengan narasi yang tidak benar, kami berhak melakukan klarifikasi. Tapi saya tegaskan lagi, di sini bukan untuk urusan politik," ucap Bahlil di Jalan Diponegoro 15A, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/12).
Namun, dalam peluncuran ini, tidak ada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie atau pihak Kemenkominfo. Malahan hadir Tsamara Amany dan Arya Sinulingga.
Padahal, urusan informasi publik sedianya jadi domain Kominfo. Soal itu, Bahlil berdalih akan berkoordinasi dengan kementerian tersebut.
Lantas, apakah Media Center Indonesia Maju yang diluncurkan Bahlil memang perlu? Sampaikan jawabanmu dalam polling kumparan di bawah ini. Berikan juga pendapatmu dalam kolom komentar.
Bahlil Bikin Media Center Indonesia Maju, Apa Perlu?
- Perlu12.32%
- Tidak87.68%
2801 Pemilih · Polling telah berakhir
