Polling: Mapan Dulu Baru Nikah atau Nikah Dulu Baru Mapan?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Ilustrasi Pernikahan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pernikahan. Foto: Shutter Stock

Rendahnya angka pernikahan di Indonesia tengah diperbincangkan oleh publik. Faktor ekonomi menjadi salah satu alasan turunnya angka pernikahan di Indonesia. Ditambah lagi adanya anggapan untuk mapan dahulu sebelum menikah.

Perencana keuangan Andy Nugroho menyebut faktor ekonomi berkontribusi dalam penurunan angka pernikahan. Menurut Andy, kaum muda kini lebih melek finansial, sehingga berpikir lebih panjang untuk memutuskan melangkah ke jenjang pernikahan.

“Kalangan gen Z dan milenial, mereka sadar bahwa dana yang dibutuhkan untuk menikah itu tidak sekadar hanya untuk biaya pernikahan saja, namun juga untuk berumah tangga sampai membiayai sekolah anaknya kelak,” tutur Andy kepada kumparan pada Jumat (8/3).

Namun, masih banyak juga yang beranggapan bahwa kemapanan dapat dimulai setelah menikah. Ibaratnya meniti kesuksesan bersama-sama dari nol.

Tak sedikit pasangan memilih untuk menikah terlebih dahulu dikarenakan sudah sepakat untuk menjalani hubungan yang serius. Sebagian di antaranya ada yang merasa bahwa mengejar kemapanan tidak ada habisnya dan hanya menghabiskan usia.

Nah, kalau kamu memilih mapan dulu baru menikah atau sebaliknya? Sampaikan jawabanmu dalam polling kumparan di bawah ini. Berikan juga pendapatmu dalam kolom komentar, ya.

Mapan Dulu Baru Menikah atau Menikah Dulu Baru Mapan?

  • Nikah dulu aja
    60.56%
  • Mapan dululah
    39.44%

1473 Pemilih · Polling telah berakhir