News
·
22 Februari 2021 18:10

Polri: Kita Tak Ributkan Soal Bantu Warga, tapi Pakai Atribut FPI

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polri: Kita Tak Ributkan Soal Bantu Warga, tapi Pakai Atribut FPI (28802)
FPI saat bantu korban banjir. Foto: FPI
Mabes Polri buka suara terkait pengusiran relawan Front Persaudaraan Islam (FPI) saat membantu korban banjir di Jakarta beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Polri tidak melarang siapa saja untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.
Meski begitu Polri memandang FPI sebagai sebuah organisasi terlarang. Sehingga setiap kegiatannya tidak diizinkan.
"Kita tidak meributkan itu. Tentunya kita melihat bahwa FPI sebuah organisasi terlarang. Jadi bukan kegiatannya, tapi organisasinya," kata Ahmad kepada wartawan, Senin (22/2).
Polri: Kita Tak Ributkan Soal Bantu Warga, tapi Pakai Atribut FPI (28803)
FPI saat bantu korban banjir. Foto: FPI
Menurut Ahmad seandainya saat itu tidak mengenakan atribut organisasi polisi pasti akan mengizinkan mereka.
"Jadi yang dilarang adalah organisasi tersebut, jadi bukan dia melakukan kegiatan tadi. Misalnya dia bantu banjir, tapi dia enggak boleh membawa-bawa atribut atau organisasi tersebut," kata Ahmad.
Sementara itu eks pengurus Front Pembela Islam yang kini berubah menjadi Front Persaudaraan Islam (FPI), Munarman mengatakan, dirinya tak mau lebih banyak berpolemik soal atribut dan pelarangan relawan membantu korban banjir.
ADVERTISEMENT
"Saya malas benar berpolemik dengan kaum ruwaibidhah, maaf banget ya," kata Munarman.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.