Polri Siapkan Skema Ganjil Genap hingga One Way di Nataru, Berlaku Situasional

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kementerian lembaga terkait usai melakukan rapat koordinasi pengamanan nataru di Mabes Polri, Jumat (16/12). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kementerian lembaga terkait usai melakukan rapat koordinasi pengamanan nataru di Mabes Polri, Jumat (16/12). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengaku telah mempersiapkan formula khusus dalam rangka antisipasi kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi bakal terjadi selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

"Kita tentunya sudah menyiapkan formula khusus kapan kita melaksanakan jalur ini kita lakukan normal," ujar Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12).

kumparan post embed

Sigit menyebut, formula khusus itu terdiri dari sejumlah rekayasa lalu lintas yang memang biasa diterapkan. Mulai dari ganjil genap, one way, hingga contra flow.

Ada syarat-syarat tertentu yang menjadi acuan sebelum skema itu diterapkan. Hal itu, diukur berdasarkan jumlah kendaraan yang melintas.

Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/12). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

"Artinya ganjil genap boleh berjalan, kapan kita gunakan contra flow dan kapan kita lakukan one way," ungkap dia.

"Kita sudah punya ukuran pada saat kepadatan melebihi 5 ribu apakah kita akan melakukan tahapan one way atau contraflow. Kalau lebih dari 6 ribu kita laksanakan one way itu akan kita hitung kalau nanti ada nanti kita putuskan dalam dapat koordinasi," tambah Sigit.

kumparan post embed

Lebih jauh, Sigit memastikan, sebelum rekayasa lalu lintas itu diterapkan, sosialisasi ke masyarakat bakal terlebih dulu dilakukan.

"Yang penting sebelum kita laksanakan itu pasti kita akan sosialisasikan biar tidak membuat masyarakat yang sudah telanjur masuk ke jalan kemudian harus keluar dan balik lagi, ini yang tentunya yang akan kita sampaikan," tutup Sigit.