News
·
16 November 2020 16:15

Profil Irjen Nana Sudjana, Kapolda Metro yang Dicopot karena Kerumunan Rizieq

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Profil Irjen Nana Sudjana, Kapolda Metro yang Dicopot karena Kerumunan Rizieq (24609)
searchPerbesar
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Nana Sudjana saat rilis kasus penyuntikan stem cell tak berizin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Kopolri Jenderal Idham Azis mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, pada Senin (16/11). Nana diduga kuat dicopot karena munculnya berbagai kerumunan di Jakarta padahal pandemi corona belum usai.
ADVERTISEMENT
Posisinya digantikan oleh Irjen Pol Fadil Imran yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.
Nana menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak 7 Januari 2020. Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang intel.
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, pria kelahiran Cirebon 26 Maret 1965 ini pernah menjabat sebagai Wakapolda Jambi (2015), Wakapolda Jabar (2016), dan Kapolda NTB (2019). Dirinya juga pernah menjabat sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri.
Profil Irjen Nana Sudjana, Kapolda Metro yang Dicopot karena Kerumunan Rizieq (24610)
searchPerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di Acara Deklarasi #PriokBermasker. Foto: Dok. Humas Polda Metro Jaya
Nana kemudian dirotasi menjadi Kapolda Metro Jaya berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/3331/XII/KEP/2019, pada 20 Desember 2019.
Namanya sempat disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan pensiun pada Januari 2021. Namanya disebut-sebut masuk dalam bursa calon Kapolri bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran hingga Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.
ADVERTISEMENT