Rangkaian Perampokan yang Menewaskan Davidson di Daan Mogot

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Infografis Kronologi Penembakan di SPBU (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Kronologi Penembakan di SPBU (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)

Davidson Tantono (31) tewas ditembak gerombolan perampok di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (9/6). Peluru yang menembus kepala Davidson membuat nyawanya tidak tertolong.

Kawanan perampok yang berjumlah 4 orang telah menguntit manager salah satu koperasi di Gambir itu sejak awal. Dua motor yang digunakan para perampok mengikuti Davidson sejak dari bank.

[Baca juga: Polisi: Perampokan Davidson Diduga Sudah Direncanakan]

Saat sampai di SPBU Daan Mogot, Davidson hendak mengisi angin ban mobilnya. Namun, tiba-tiba gerombolan perampok datang.

Para perampok mengambil tas berisi uang Rp 300 juta yang dibawa Davidson. Ayah satu anak itu sempat melawan, hingga akhirnya pistol salah seorang anggota perampok memuntahkan peluru.

Kronologi Penembakan Davidson di SPBU (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kronologi Penembakan Davidson di SPBU (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)

Davidson langsung tergeletak seketika. Nyawanya tak tertolong dan komplotan perampok langsung kabur.

[Baca juga: Polisi: Korban Penembakan Daan Mogot Baru Ambil Uang untuk Karyawan]

Uang Rp 300 juta adalah uang untuk THR karyawan. Polisi kini masih memburu gerombolan perampok yang menembak Davidson.