Ritual Tak Biasa Pria Pembunuh Mertua di Mojokerto Agar Tak Dihantui

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi evakuasi korban pembacokan di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Polisi evakuasi korban pembacokan di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Foto: kumparan

Entah setan apa yang merasuki Satuan (43). Gelap mata mengetahui istrinya selingkuh, pria tersebut tiba-tiba membacok istri dan mertuanya. Pria tersebut lalu melakukan 'ritual' tak biasa usai membunuh mertuanya.

Kasus pembunuhan ini terjadi di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Satuan yang sehari-hari bekerja sebagai badut keliling itu tiba-tiba datang ke rumah dan menyerang istrinya, Sri Wahyuni (36), dan mertuanya, Siti Arofah (53).

Ilustrasi pembunuhan. Foto: Tanawit Sabprasan/Shutterstock

Melihat mertuanya sudah bersimbah darah, muncul ide dari Satuan untuk meminum darah mertuanya. Dia percaya, dengan meminum darah mertuanya, dia tak akan dihantui di kemudian hari.

"Iya [pelaku meminum darah mertuanya]," kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto, Iptu Sukron Makmun, saat dikonfirmasi, Kamis (7/5).

kumparan post embed

Usai kejadian, polisi langsung bergerak memburu Satuan. Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku di Asemrowo, Surabaya, setelah gagal melarikan diri.

Ia kemudian dibawa ke Polres Mojokerto untuk pemeriksaan mendalam terkait alasan ia melakukan pembunuhan tersebut.

"Saat ini masih dalam pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap motif dan modusnya, yang penting pelaku sudah kita amankan," ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan.