RSPI Sulianti Saroso Punya Tim Khusus untuk Tangani Kasus Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi virus corona. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus corona. Foto: kumparan

Pemerintah Indonesia terus melakukan antisipasi terhadap penyebaran virus corona atau virus Wuhan. Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, ditunjuk menjadi RS rujukan bagi pasien yang diduga terjangkit virus corona.

"Untuk saat ini (pasien) diarahkan ke RSPI Sulianti Saroso untuk kasus-kasus ini (virus corona) juga," kata Direktur Medik dan Perawatan RSPI dr Diany Kusumawardhan di RSPI, Jakarta Utara, Jumat (24/1).

Diany menegaskan RSPI sudah berpengalaman menangani pasien yang terjangkit berbagai macam virus. RSPI sudah memiliki tim dokter khusus untuk menangani kasus virus corona, meski hingga saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan pasien yang terpapar virus corona.

"Karena kami memang sudah biasa menangani kasus infeksi ini kami sudah punya tim khusus dan sudah terlatih sejak awal. Semua petugas kami sudah terlatih menangani kasus (virus)," tegas Diany.

"Yang penting kan tata laksana pengamanannya kemudian pencegahan, penularan infeksinya, jadi itu sudah standar bagi petugas kami untuk melakukan hal tersebut," tambahnya.

Direktur Medik dan Perawatan Diany Kusumawardhani (kanan) dan Ketua Pokja Infeksi Emerging RSPI, Pompini Agustina. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Diany tidak menjelaskan berapa dokter yang tergabung dalam tim itu. Namun ia memastikan RSPI mempunyai ruangan khusus untuk merawat pasien yang diduga terjangkit virus corona.

"Kami punya pokja untuk infeksi emerging khusus, jadi kalau setiap kali ada kasus infeksi emerging apa pun juga pokja ini akan bekerja. Ketuanya adalah dokter Pompini dan ruang isolasi ketat, kami punya 11 tempat tidur termasuk satu untuk infeksi penyakit," ujar Diany.

Sementara ketua pokja infeksi emerging RSPI dr Pompini Agustina menjelaskan penanganan terhadap pasien yang terduga terjangkit virus corona akan dilakukan secara khusus. Mengingat saat ini ada seorang pasien di RSPI yang diduga (suspect) terjangkit virus corona.

"Karena ini penyakit baru dan cara transmisi sampai saat ini masih dalam investigasi, oleh karena itu pasien ditempatkan di ruang isolasi. Prinsip ruang isolasi adalah aman untuk pasien dan petugas serta tidak terjadi penyebaran ke mana-mana," kata Pompini.

Cegah Virus Corona. Foto: Masayu Antarnusa/kumparan

"Jadi RS ini merupakan rujukan yang sudah berpengalaman merawat pasien dengan kasus SARS, kemudian suspect MERS-CoV, kemudian juga penanganan yang saat ini. Dari pengalaman yang lalu dengan menerapkan pencegahan infeksi, intinya adalah kewaspadaan pada petugas maka sampai detik ini kita bisa mengontrol, tidak terjadi penularan baik kepada orang yang berada di RS maupun pada petugas," tambahnya.

Selain itu, Pompini mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terkait ancaman virus corona di Jakarta. Sebab seorang pasien yang saat ini dirawat di sana belum dipastikan positif terjangkit virus corona.

kumparan post embed