Saat Diplomat Israel Bertemu dengan Prabowo di Forum IISS Bahrain

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Itay Tagner, kuasa usaha Israel untuk Bahrain, berbicara dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto selama Dialog IISS Manama ke-17 di ibu kota Bahrain, Manama pada Sabtu (20/11/2021). Foto: Mazen Mahdi/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Itay Tagner, kuasa usaha Israel untuk Bahrain, berbicara dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto selama Dialog IISS Manama ke-17 di ibu kota Bahrain, Manama pada Sabtu (20/11/2021). Foto: Mazen Mahdi/AFP

Pertemuan diplomat Israel Itay Tagner dengan Menhan Prabowo Subianto menjadi perhatian publik. Sebab, Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Pertemuan Prabowo dan Tagner itu terlihat dalam jepretan fotografer kantor berita AFP. Tagner merupakan kuasa usaha Israel untuk Bahrain.

Media Israel menyoroti pertemuan itu. Times of Israel, misalnya, melaporkan pertemuan itu adalah hal yang 'sangat langka'.

Pertemuan diplomat Itay Tagner dan Prabowo terjadi di sela-sela konferensi Forum Dialog The 17th International Institute for Strategic Studies (IISS) Manama Dialogue 2021 di Ibu Kota Bahrain, Manama, Sabtu (20/11).

Meski begitu, media Israel itu tak menyebutkan topik apa yang dibahas antara Tagner dengan Prabowo.

kumparan post embed

Media itu juga melaporkan, Indonesia dan Mauritania pernah ditempatkan untuk menormalkan hubungan dengan Israel oleh Amerika Serikat di masa pemerintah Donald Trump. Tapi tidak ada kata sepakat saat itu.

Sementara itu, Indonesia menegaskan tidak akan menormalkan hubungan dengan Israel hingga negara Palestina didirikan.

Prabowo bicara isu Palestina di IISS

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Forum Dialog The 17th International Institute for Strategic Studies (IISS) Manama Dialogue 2021, Sabtu (20/11). Foto: Twitter/ISS Manama

Dalam forum IISS tersebut, Prabowo mengatakan, isu Palestina akan selalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

"Dan bagi kami, tentu saja masalah Palestina. Isu Palestina akan terus menjadi perhatian besar bagi masyarakat Indonesia," ujar Prabowo dalam pidatonya, Sabtu (20/11).

Ia menambahkan, Indonesia akan selalu menunjukkan dukungan kepada Palestina. Bahkan, Indonesia tetap dengan pendiriannya menawarkan two state solution untuk Palestina.

"Kami sangat bersedia melakukan apa pun yang kami bisa untuk bisa meningkatkan prospek dari solusi tersebut," tutur Prabowo.

Konferensi di Manama tersebut diselenggarakan setiap tahun untuk membahas keamanan di Timur Tengah. Lebih dari 300 pejabat dari 40 negara hadir dalam pertemuan tersebut.

embed from external kumparan