Saat Petugas Hutan Dipandu Burung Jalak, Hewan 'Ajaib' di Gunung Lawu

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gunung Lawu Foto: Naufal Abdurrasyid/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Lawu Foto: Naufal Abdurrasyid/kumparan

Burung jalak adalah hewan ajaib di Gunung Lawu. Mengapa dibilang ajaib?

Setidaknya ini cerita dari mulut ke mulut dan dipercayai masyarakat lokal, kalau burung jalak di lawu adalah burung pemandu bagi para pendaki.

Burung ini dipercayai menyelamatkan pendaki agar tak tersesat di Lawu. Semacam guide alami menuju puncak Gunung Lawu.

Seperti video yang diunggah petugas kehutanan Provinsi Jawa Tengah saat sedang mengecek jalur menuju puncak Lawu.

Burung Jalak itu berada di depan petugas, dia melompat-lompat berada di depan petugas, seperti menujukkan jalan menuju puncak Lawu.

X post embed

Mitos Burung Jalak Lawu

Burung Jalak itu dikenal juga dengan sebutan Anis Gunung, Anis Gading, atau Jalak Gading. Burung itu sendiri bernama latin Turdus poliocephalus

Ada pendapat yang mengatakan, burung Jalak ini mengikuti pendaki sebenarnya bukan menjadi pemandu. Mereka itu mendekati pendaki guna mencari makanan.

Burung ini mengais sisa makanan dari para pendaki mulai dari mie hingga roti. Jadi wajar saja mereka terus mengikuti, lagipula burung jinak ini habitat mereka memang di sana.

Kembali soal mitos, burung jalak Lawu ini disakralkan masyarakat lokal. Tak boleh mengusir atau menyakiti burung ini. Mungkin ini bagian dari kearifan lokal untuk menjaga kelestarian alam.

Burung itu sendiri dipercayai sebagai prajurit Prabu Brawijaya. Dan prajurit ini dahulu yang memandu Prabu Brawijaya ke Puncak Lawu.

Jadi mau percaya atau tidak, soal mitos burung Jalak lawu ini terserah pembaca menilainya.