Saran Jemaah Umrah Indonesia: Yang Belum Siap Mental Tahan Dulu, Tunggu Vaksin

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah umrah Indonesia kloter 3 tiba di Jeddah, Minggu (8/11/2020). Foto: Kementerian Haji Arab Saudi
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah umrah Indonesia kloter 3 tiba di Jeddah, Minggu (8/11/2020). Foto: Kementerian Haji Arab Saudi

Nana Sujana Gaido adalah salah satu jemaah asal Indonesia yang memberanikan diri menjalankan ibadah umrah di tengah pandemi COVID-19.

Sebelum berangkat, Nana harus melalui persiapan panjang, mulai dari mengecek kondisi tubuhnya hingga menyiapkan modal lebih.

"Bagi siapa yang mungkin belum siap dengan kondisinya, sebaiknya menunggu. Nanti kan ada vaksin dalam waktu dekat ini," kata Nana mengingatkan dalam dialog virtual BNPB, Rabu (11/11).

Tapi, jika ada yang bersikeras untuk tetap berangkat umrah di tengah pandemi, Nana menyarankan agar calon jemaah menyiapkan mental. Sebab, umrah di kondisi normal dengan umrah saat pandemi sangat berbeda.

kumparan post embed

"Bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang mau melaksanakan ibadah umrah, yang pertama adalah kita harus menyiapkan mental bahwa di sana sangat berbeda dengan kegiatan umrah yang normal," tutur Nana.

Tak hanya mental, kondisi fisik harus tetap dijaga. Bahkan, menurut Nana, jangan sampai calon jemaah batuk atau pilek, sehingga saat dites hasilnya tetap negatif atau tidak reaktif.

"Selama di sana juga, kita kan ada karantina sebelum menunggu hasil swab kita untuk melaksanakan umrah. Jadi enggak gampang mau keluar-masuk Masjidil Haram. Sehingga jika sudah ada kesiapan, tawakal apa pun yang terjadi, ya silakan saja," lanjutnya.

kumparan post embed

Jika semua itu bisa dijalankan dengan baik, ditambah dengan menaati aturan yang ada, Nana menyebut, hal itu bisa menjadi kunci bagi calon jemaah selama beribadah di masa pandemi.

"Kalau yang sudah rindu sekali dengan Baitullah saya rasa silakan dengan cara mengikuti protokol kesehatan yang ada baik di Indonesia ataupun di Saudi Arabia," tutup Nana.