Saudi Hapuskan Pemisahan Pintu Masuk Pria-Wanita di Restoran

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi restoran Arab Saudi. Foto: AP Photo/Amr Nabil
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi restoran Arab Saudi. Foto: AP Photo/Amr Nabil

Pemerintah Arab Saudi menghapuskan kebijakan pemisahan pintu masuk pria dan wanita di restoran. Ini adalah satu lagi kebijakan pemerintahan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) untuk memudahkan investasi di Saudi.

Sebelumnya, seluruh restoran di Saudi memiliki dua pintu masuk yang berbeda, untuk pria dan wanita. Ada juga pintu masuk untuk "keluarga", diperuntukkan untuk satu keluarga makan bersama. Di beberapa restoran, ruang keluarga juga disekat dengan dinding pemisah tinggi setiap mejanya.

Diberitakan Associated Press, pemerintah Saudi pada Minggu (8/12) melalui Kementerian Urusan Perkotaan mengumumkan penghapusan kewajiban pemisahan pintu masuk restoran. Langkah ini diharapkan bisa mengundang investasi dan menciptakan peluang bisnis yang lebih baik.

Ilustrasi restoran Arab Saudi. Foto: AP Photo/Amr Nabil

Arab News melaporkan, peraturan baru ini termasuk dalam amandemen 103 peraturan soal tata kota dan aktivitas masyarakat di Arab Saudi. Wali Kota Makkah Mohammed Abdullah Al-Quwaihis mengatakan amandemen ini disahkan untuk memudahkan warga dalam membuat usaha.

Peraturan ini disambut baik oleh para pemilik restoran. Nasser Al-Shalhoub yang berencana membuka kafe mengatakan penghapusan pintu masuk pria-wanita membuat dia bisa menghemat biaya.

"Kami menghadapi peningkatan biaya karena harus membuat dua counter untuk dua seksi, dan sekarang amandemen ini membuat ongkosnya berkurang," kata Shalhoub kepada Arab News.

Ilustrasi restoran Arab Saudi. Foto: AP Photo/Amr Nabil

Juru bicara Kementerian Urusan Perkotaan yang dikutip Reuters mengatakan restoran tidak wajib menghilangkan dua pintu masuk yang terpisah. Pemilik restoran boleh mempertahankan pemisahan pintu masuk jika dia memang menginginkannya.

Namun pemisahan berdasarkan gender masih akan dilakukan di beberapa tempat di Saudi, seperti sekolah dan rumah sakit.

Di bawah pemerintahan MbS, Saudi perlahan menuju keterbukaan. Dengan visi bebas dari ketergantungan minyak pada 2030, Saudi mulai menghapuskan kebijakan-kebijakan yang dianggap menghambat investasi asing.

Mohammed bin Salman Foto: Reuters/Pavel Golovkin

Pada 2018, Saudi untuk pertama kalinya membuka bioskop yang memutar film-film box-office. Setahun sebelumnya, Saudi menghapuskan larangan wanita mengendarai mobil.

Untuk pertama kalinya di bawah MbS, wanita diizinkan menonton pertandingan olah raga di stadion walau hanya boleh di sisi "keluarga". Agustus lalu, Saudi memperbolehkan perempuan bepergian tanpa izin wali, termasuk membuat paspor dan keluar negeri.

Walau dipuji Barat karena mereformasi Saudi, namun MbS juga dikecam karena mengekang kebebasan berpendapat dengan menangkapi pengkritik. Citra Pangeran berusia 34 tahun itu juga rusak karena pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi oleh para intel Saudi di Istanbul tahun lalu.

kumparan post embed