Seekor Harimau Sumatera Terkam Ternak Warga di Aceh Timur

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi harimau. Foto: snapstoria/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi harimau. Foto: snapstoria/Shutterstock

Warga Desa Punti Payung, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, diresahkan dengan temuan jejak kaki harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di area perkebunan.

Satwa dilindungi itu menerkam seekor induk sapi hingga terluka, masyarakat khawatir harimau tersebut perlahan akan turun ke pemukiman warga.

Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Eko Suhendro mengatakan, keberadaan harimau itu diketahui melalui jejak kaki yang ditemui di perkebunan kelapa sawit sejak dua hari yang lalu.

Jejak kaki harimau Sumatera di Desa Punti Payung, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Foto: Dok. Istimewa

Kemudian seekor induk sapi milik warga bernama Khairul ditemukan dalam kondisi terluka pada bagian paha sebelah kanan.

"Anak sapinya juga hilang diduga diterkam harimau itu," katanya Jumat (30/9).

Atas kejadian itu, pihak kepolisian langsung mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan hewan ternaknya di perkebunan.

“Dengan adanya kejadian ini, kami imbau kepada warga usai melepaskan hewan ternaknya agar dibawa pulang dan dikandangkan," ujarnya.

Eko juga mengingatkan masyarakat Desa Punti Payung agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah terutama ketika melakukan aktivitas di kebun.

“Hal paling mendasar kami sampaikan untuk tidak keluar rumah sendirian terlebih selepas matahari terbenam. Apabila mendengar suara harimau jangan tergesa-gesa menghampiri kandang, tuturnya.

"Jika terpaksa keluar, diharapkan membawa penerangan dan bunyi-bunyian lalu membunyikannya agar satwa dilindungi tersebut menjauh,” lanjut Eko.

Tak hanya itu, sebut Eko, warga juga harus harus mengantisipasi kehadiran orang asing yang akan melakukan perburuan liar.

"Jika menemukan jejak harimau di dekat kandang ternak atau perkebunan, segera laporkan kepada kami untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait," pungkasnya.