Serang Gereja di Texas, Pria Bersenjata Ditembak Jemaat

30 Desember 2019 9:19
comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Pixabay
Penembakan terjadi di sebuah gereja di Texas, Amerika Serikat. Insiden pada Minggu (29/12) waktu setempat menyebabkan dua orang tewas.
Keterangan kepolisian Texas, korban tewas adalah seorang jemaat gereja dan pelaku. Peristiwa berdarah itu berlangsung saat ibadah Minggu di gereja West Freeway Church of Christ di White Settlement, Texas.
"Pasangan anggota gereja membalas tembakan pelaku dan menyebabkan pelaku tewas di tempat," ucap Kepala Kepolisian White Settlement, J.P. Bevering, seperti dikutip dari AFP, Senin (30/12).
Terkait insiden penembakan di Texas, Biro Investigasi Federal (FBI) menyatakan mereka sudah melakukan penyelidikan demi mengungkap motif pelaku.
Hingga saat ini, baik FBI maupun kepolisian AS belum mengungkap identitas pelaku.
Sementara itu, Gubernur Texas Greg Abbott memuji aksi jemaat gereja yang menembak pelaku.
"Tempat ibadah sewajibnya menjadi tempat suci dan saya bersyukur kepada jemaat gereja yang merespons cepat melumpuhkan pelaku dan melakukan langkah preventif agar tidak banyak nyawa melayang," papar Abbott.
Pada 2019 ini, penembakan telah membunuh 36 ribu orang di AS. Banyaknya korban yang jatuh membuat desakan diperketatnya penggunaan senjata semakin meluas di AS.
Meski desakan dari sejumlah lapisan masyarakat serta sejumlah politikus ternama meluas, Presiden Donald Trump belum memberikan respons positif soal pengetatan senjata.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020