Situasi di Parigi Moutong, Sulteng Kondusif Pasca Demo Ricuh
·waktu baca 2 menit

Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan informasi terkini pasca demo ricuh tolak tambang yang menewaskan satu korban jiwa di Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, Sabtu (12/2) malam.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan situasi di lokasi sudah berangsur kondusif.
“Perlu saya sampaikan juga bahwa secara umum di wilayah Parigi Moutong dan juga tempat kejadian kemarin [saat ini] sangat kondusif,” kata Didik kepada wartawan, Rabu (16/2).
Didik menegaskan, jangan sampai ada kabar bohong terkait situasi di wilayah Parigi Moutong dan lokasi kejadian bahwa kondisi mencekam.
“Disampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa kondisi di wilayah sini sangat kondusif. Jangan sampai nanti ada berita-berita hoaks yang menyampaikan bahwa di sini mencekam dan lain sebagainya,” tegasnya.
Untuk itu, Didik berharap kepada masyarakat untuk bersabar menunggu proses penyelidikan terkait kasus tersebut. Ia berjanji akan menyelesaikan kasus ini secara tuntas dan profesional.
“Dengan kejadian kemarin, mari kita introspeksi diri. Mudah-mudahan kita semua mulai hari ini dan selanjutnya kita bisa lebih baik,” pungkasnya.
Demo ricuh terjadi di Parigi Moutong, Sulteng, Sabtu (12/2) malam. Massa yang demo menolak tambang lalu menutup jalan Trans Sulawesi pada pukul 24.00.
Polisi meminta pendemo untuk membubarkan diri dan membuka kembali jalan Trans Sulawesi yang mereka tutup. Imbauan tidak diindahkan.
Saat pembubaran masa aksi, ditemukan seorang warga yang meninggal dunia. Sampai saat ini, polisi masih mendalami dugaan penembakan tersebut.
