Sosok Bripka Iwan Sarjana di Mata Tetangga: Rajin Ibadah dan Supel

Anggota Densus 88 Bripka Iwan Sarjana yang sempat disandera oleh narapidana teroris dalam tragedi di Rutan Salemba cabang Mako Brimob, Depok, dikenal oleh tetangga sebagai sosok yang baik dan rajin beribadah.
"Kita kenal dia sangat baik, di lingkungan masyarakat dia suka berbaur. Ibadahnya rajin juga," ujar Bambang, tetangga sekaligus teman kecil Iwan, di Jalan Kesenian, Cimanggis, Depok. Kamis (10/5).
Bambang mengaku kaget dan resah saat mendengar kabar Iwan disandera oleh napi teroris. Bahkan warga di sekitar rumahnya itu berkumpul di sebuah pos dekat rumahnya, untuk berdoa dan memantau keadaan Iwan.
"Jujur saya kaget dengernya, saya sendiri mendoakan semoga sahabat saya itu selamat, dan akhirnya terkabulkan, Iwan di lepas sama teroris itu malam itu ya," tutur Bambang.

Hal senada disampaikan tetangga Iwan, Tumini dan Tukijan. Mereka senada menyatakan Iwan sosok yang baik. "Dia sosok baiklah, baik," kata Tumini.
Iwan sempat disandera napi teroris selama 27 jam di Mako Brimob. Ia akhirnya dibebaskan pada Kamis (10/5) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyebut Iwan saat ini dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, karena mengalami luka-luka di wajah. Namun Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kombes Edi Purnomo mengatakan, tak ada pasien bernama Iwan Sarjana di rumah sakit itu.
"Enggak, enggak ada. Pada nanyain Iwan Sarjana, saya nungguin dari pagi enggak ada," kata Edy saat dihubungi, Kamis (10/5).
