Tampang Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampang dua orang pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin pada Rabu (18/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tampang dua orang pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin pada Rabu (18/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Polda Metro Jaya menampilkan wajah terduga pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Foto wajah tersebut diambil dari rekaman CCTV dari sejumlah lokasi yang di lewati oleh terduga pelaku.

"Saat ini kami menduga dapat kami infokan bahwa 2 orang yang kami tunjukkan tersebut dari satu data polri ini satu inisial BHC, dua inisial MAK," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3).

"Namun demikian dari hasil penyelidikan kami tidak menutup kemungkinan juga ini pelaku lebih dari 4 sebagaimana info awal yang kami sampaikan ke rekan-rekan media sekalian," tambahnya.

Tampang dua orang pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin pada Rabu (18/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Dari foto yang ditampilkan itu terlihat kedua pelaku berboncengan dengan sepeda motor. Foto pertama kedua pelaku tak menggunakan helm sehingga wajahnya terlihat dengan jelas.

Sementara foto kedua memperlihatkan satu terduga pelaku menggunakan helm, sementara satu orang lainnya hanya menggunakan topi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin saat memberikan keterangan pers mengenai kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Di kesempatan tersebut Iman menegaskan bahwa foto terduga pelaku yang mereka rilis hari ini bukanlah hasil rekayasa digital atau AI, seperti yang sempat beredar sebelumnya.

Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian ini sama sekali tidak dilakukan perubahan atau pun pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan bahwa ini bukan hasil Artificial Intelligence,"

"Kami sampaikan bahwa ini adalah murni kami ambil dari CCTV yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur yang dilalui oleh para pelaku sehingga bukan hasil Artificial Intelligence," tegasnya.