Tentara Filipina Bunuh 65 Militan ISIS di Marawi

Pertempuran antara tentara Filipina dengan militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS hampir berakhir. Tentara Filipina telah berhasil mengendalikan Marawi yang sepekan terakhir memanas.
Menurut sumber kumparan (kumparan.com) dari Mindanao, yang mengutip laporan militer Filipina, Rabu (31/5), sedikitnya 65 militan Maute tewas dalam pertempuran di Marawi.
Dari 65 orang itu, 6 di antaranya adalah warga negara asing. Menurut media setempat, mereka adalah warga Arab Saudi, Malaysia, dan Indonesia. WNI yang tewas disebut bernama Ayman Marjuki.
[Baca juga: WNI yang Tewas di Marawi Disebut Bernama Ayman Marjuki, Diduga ISIS]

Selain itu, kepolisian Filipina juga tengah memburu 7 WNI yang diduga terlibat Maute.
Pertempuran di Marawi terjadi sejak Senin pekan lalu. Saat itu tentara Filipina tengah memburu Isnilon Hapilon, petinggi Abu Sayyaf yang bersembunyi di di Marawi.
[Baca juga: 7 WNI Dicari Militer Filipina karena Terkait Penyerangan Marawi]
Sepekan pertempuran, lebih dari 200 ribu warga Marawi mengungsi. Sebanyak 19 warga sipil tewas dan belasan disandera. Sedikitnya 124 warga sipil terluka di Marawi.

Menurut sumber kumparan, 11 dari 14 sandera berhasil kabur dari Maute, seorang tewas saat berupaya meloloskan diri.
[Baca juga: Mayat Warga Bertuliskan "Munafik" Dibuang di Jurang Kota Marawi]
Sebanyak 21 tentara Filipina tewas, 71 terluka. Ada 16 WNI di Marawi dan dalam keadaan aman. Sebanyak 11 WNI rencananya akan dievakuasi besok.
