News
·
17 Oktober 2020 14:24

TGPF Intan Jaya Periksa 42 Saksi Penembakan di Hitadipa, 16 Di Antaranya TNI

Konten ini diproduksi oleh kumparan
TGPF Intan Jaya Periksa 42 Saksi Penembakan di Hitadipa, 16 Di Antaranya TNI (79491)
searchPerbesar
Tim investigasi lapangan TGPF Intan Jaya. Foto: Humas Kemenko Polhukam
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) penembakan pendeta di Hitadipa, Papua, bentukan Kemenkopolhukam telah selesai bertugas. Selama 2 pekan bekerja, mereka telah menanyai berbagai macam saksi terkait peristiwa penembakan tersebut. Total, ada 42 saksi yang telah mereka periksa.
ADVERTISEMENT
"Setelah kami tim semua berkumpul dan melaporkan, tentang siapa saja yang diwawancara sudah ada 40 saksi, ditambah Pak Sugeng, ada 2 perorangan," kata Ketua Tim TGPF Intan Jaya, Benny Mamoto dalam konferensi pers yang mereka gelar secara daring, Sabtu (17./10).
Para saksi tersebut berasal dari keluarga korban hingga warga setempat. Termasuk juga aparat yang bertugas di area tersebut.
TGPF Intan Jaya Periksa 42 Saksi Penembakan di Hitadipa, 16 Di Antaranya TNI (79492)
searchPerbesar
Ketua TGPF kasus Intan Jaya Benny Mamoto. Foto: Evarianus Supar/ANTARA
"Dan anggota TNI ada 16 yang kami periksa, wawancara, kemudian kami di Sugapa perlu bertemu dengan penyidik, Dirkrimum dan juga beberapa saksi yang ada di Hitadipa, tapi saat itu dia tinggal di Sugapa," kata Benny.
Namun, TGPF tidak bisa menemui pihak KKB yang juga dituding terlibat pada peristiwa ini. Bagi mereka, keterangan dari saksi, keluarga korban, dan tokoh masyarakat sudah cukup merangkum temuan mereka.
ADVERTISEMENT
"Kami tidak melakukan itu (wawancara dengan KKB), tapi dengan kami mendengar suara masyarakat tokoh masyarakat, mereka sampaikan beberapa hal lah, itu kami tampung dan itu jadi masukkan bagi pemangku kepentingan terkait," tutup Benny.