Tito Ingatkan Itjen Cegah Pelanggaran: Jangan Pakai Ukuran Banyak Kesalahan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Hotel Pullman, Jakarta Barat pada Kamis (9/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Hotel Pullman, Jakarta Barat pada Kamis (9/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan para inspektorat di tingkat Kemendagri maupun di tingkat pemerintah daerah untuk mengubah paradigma kerja. Kini, mereka harus lebih serius bekerja agar pencegahan bisa dimaksimalkan.

Tito menegaskan, inspektorat diberi mandat untuk melakukan pengawasan internal di lembaga masing-masing. Dia menilai, pengawasan internal lebih mudah dilakukan dan langsung bisa melakukan perbaikan sebelum pelanggaran benar-benar terjadi.

"Karena prinsip dasar untuk suatu pengawasan itu adalah menjaga agar tidak jadi pelanggaran. Jangan sampai ukurannya makin banyak menemukan kesalahan, makin baik, bukan," kata Tito usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan Tahun 2025 (Binwas) di Jakarta, Kamis (9/10).

Karena itu, Tito ingin inspektorat bekejar dan pengawasi sejak program dicanangkan. Pemeriksaan rinci sejak awal akan mengurangi potensi pelanggaran. Begitu juga saat program dijalankan sampai terwujud.

"Makin sedikit kesalahan karena tidak jadi kesalahan, karena pengawasan yang baik," ujar dia.

Tito mengungkapkan hari ini ada 552 inspektorat di pusat dan daerah. Mereka harus bekerja saling menguatkan. Koordinasi daerah dengan pusat juga harus berjalan baik.

"Nah, jadi hari ini adalah salah satu bentuk kegiatan untuk mensolidkan, menyamakan visi daerah-daerah daerah Inspektorat khususnya, termasuk dengan cara memberikan reward, agar ada iklim kompetitif antar-inspektor daerah," ucap dia.