Tito Karnavian di Kemendagri: Berpikir Out of The Box, UU Bisa Dibuat

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jendral (Purn) Tito Karnavian menjadi pembina dalam apel pertama di Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Foto: Helmi Afandi Aabdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jendral (Purn) Tito Karnavian menjadi pembina dalam apel pertama di Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Foto: Helmi Afandi Aabdullah/kumparan

Tito Karnavian hari ini pertama kali memimpin apel pegawai Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Pria yang baru saja dilantik sebagai Mendagri itu berpesan agar pegawai Kemendagri berpikir out of the box dan berinovasi.

Menurut mantan Kapolri itu, Kemendagri memiliki tugas berat menjaga stabilitas politik dan membina pemda. Ia pun berjanji akan melakukan inovasi dalam menjalankan kinerjanya.

"Saya pasti akan membuat terobosan-terobosan yang kreatif untuk kepentingan bersama dalam rangka untuk menjaga, bukan hanya bangsa dan negara tapi juga marwah Kemendagri," kata Tito Karnavian di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (24/10).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jendral (Purn) Tito Karnavian foto bersama pegawai lingkup Kemendagri dan BNPP. Foto: Helmi Afandi Aabdullah/kumparan

Dia akan melanjutkan program kerja sebelumnya yang dianggap efektif. Namun, apabila ada program yang kurang baik, ia meminta semua elemen di Kemendagri untuk bekerja secara lebih kreatif dan inovatif.

"Hal-hal yang positif tentu kita akan lanjutkan, tapi hal-hal yang mungkin kita anggap kurang, kita harus berani mengambil inovasi, terobosan, bahkan berfikir out of the box," kata dia.

Tito Karnavian menjelaskan dalam berinovasi di Kemendagri tidak boleh melanggar Undang-Undang Dasar 1945. Namun, apabila inovasi itu hanya melanggar peraturan setingkat undang-undang, Tito Karnavian menyatakan siap memperjuangkan perubahan UU.

"Kalau melanggar UU, ya UU-nya bisa kita buat, kalau melanggar Perda atau peraturan pemerintah, itu bisa kita ganti nantinya. Tapi yang penting terobosannya brilian, kreatif, bagus. Nah ini nanti kita persiapkan," tegasnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jendral (Purn) Tito Karnavian menjadi pembina dalam apel pertama di Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Foto: Helmi Afandi Aabdullah/kumparan

Tito mengatakan tugas di tahun 2020 akan berat karena penyelenggaraan pilkada serentak. Oleh karenanya, penyesuaian diri akan terus dilakukannya.

"2020, saya kira ini juga akan banyak sekali kegiatan kita selain mendukung kebijakan-kebijakan Presiden, kementerian lain, juga kita menghadapi agenda penting, saya kira Pilkada yang cukup banyak di tahun 2020, ada 170 kalau enggak salah," pungkasnya.

kumparan post embed